Sukabumi, Pakuan pos – Momen setelah lebaran banyak orang memanfaatkan dengan halal bihalal baik dengan keluarga, kerabat, alumni sekolah bahkan perusahaan. Halal bihalal dimaksudkan sebagai tradisi bermaaf-maafan setelah selesai menjalankan puasa Ramadhan atau pada hari raya dan sesudahnya.

Seperti yang dilakukan yayasan Baitul Insan Ar-Rasyid, travel umrah dan haji di kalapanunggal kabupaten Sukabumi Jawa barat. Minggu, (7/6/2020). Pasca idul Fitri 1441 hijriah, Yayasan yang beralamat di jalan Palasari Wates, No.35 RT 07/03 tersebut mengadakan kegiatan silaturahmi dan Halal bihalal.

Acara yang dimulai sekitar pukul 08.30 – 11.30 WIB itu diawali dengan pembacaan doa, sholawat, dan Marhaba yang dipandu oleh ustadz, Dadang S.

Hadir dalam acara tersebut, ketua Yayasan Hj. Eti Sumiati, tim management, kepala desa kalapanunggal Hendra Suhendra, tokoh dilingkungan setempat, para jama’ah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, selaku pimpinan Yayasan Baitul Insan Ar-Rasyid Hj. Eti Sumiati mengucapkan minal Aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin kepada semua yang hadir.

“Acara halal bihalal ini kami tidak mengundang banyak orang, hanya jama’ah yang akan berangkat saja,” kata Hj. Eti Sumiati. (7/6).

“Karena memang untuk saat ini. Lanjut ia, tidak boleh mengumpulkan massa terlalu banyak berhubung pandemi Corona,” tambahnya.

Acara itu pun tidak lepas dari protokol kesehatan, dengan tetap menjaga jarak, memakai masker, sesuai anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19.

Pimpinan Yayasan, Hj Eti Sumiati juga menyampaikan beberapa hal kepada jama’ah yang akan berangkat umrah . Dirinya berharap tidak ada penundaan untuk pelaksanaan umrah akan diselenggarakan pada bulan September 2020.

“Setiap minggunya insyaallah ada ada jadwal keberangkatan, karena memang DTT sebagai provider visa. Jadi kita tidak usah khawatir untuk Tiket pesawat,” ujarnya.

Acara silaturahmi dan Halal bihalal itu juga diisi dengan tausyiah oleh ustadz Nurdin Abdul Munir, pimpinan pondok pesantren Darussa’adah. Dalam tausiyahnya, ustadz Nurdin mengajak kepada semua yang hadir untuk tetap menjaga silaturahmi.

“Dengan adanya rasa kebersamaan melalui silaturahmi serta komunikasi yang telah terjalin akan lebih meningkatkan semangat kerja, persaudaraan pun semakin erat,” ajaknya.

Sambungnya, Atas kehendak Allah hari ini kita dapat bersilaturahmi. Ini merupakan nikmat Allah, diantarnya; sehat walafiat, sehat lahir, dan sehat batin.

“Halal bihalal, apa itu halal bihalal?, Halalun bi halalin setelah mengerjakan pekerjaan disambung bi halalin dengan perkerjaan yang halal juga. Itu namanya halal BI halal, karena tidak sedikit dengan kata halal bihalal tetapi tidak nyambung dengan perkerjaan,” pungkasnya.

Sebagai penutup acara, semua yang hadir dalam acara tersebut makan bersama, menikmati hidangan yang disajikan sambil ramah tamah. (Ela)