Sukabumi, Pakuan pos – Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan taraf ekonomi jamaahnya, Yayasan Baitul Insan Ar – Raasyid mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sekaligus memberikan pelatihan untuk pengolahanya. Menurut Menejer Operasional Yayasan, pelatihan bertujuan agar standar produksi yang dihasilkan sesuai dengan permintaan pasar (konsumen – red)

Hj Ika Kartika, Menejer Operasional Yayasan menyebutkan, tujuan yayasan mengembangkan UMKM para jemaah untuk membantu memberikan omset tambahan untuk mencicil biaya umroh. Produk yang telah berhasil diproduksi saat ini yakni keripik singkong, manisan pala kering dan basah, keripik daun ubi jalar, dodol singkong, dan Beby fish goreng.

“Kendala yang kami hadapi saat ini soal produksi. Sementara permintaan pasar semakin hari makin bertambah. Sedangkan kami tidak mempunyai tenaga khusus produksi, hanya mengandalkan para jamaah ibu – ibu tiap hari Selasa sore”, imbuh Ika. Minggu, (11/10/2020).

Lebih jauh,Ika mengatakan bahwa kendala lainya terbentur oleh sulitnya bahan baku, seperti Beby fish dan pala. Sementara itu terkait harga jual, pihak yayasan menjual keripik singkong per kg mulai dari kemasan 5 ribu rupiah hingga 25 ribu rupiah, manisan pala dijual dalam kemasan 5 ribu rupiah hingga kemasan 25 ribu rupiah, pala basah dijual dalam kemasan 15 ribu rupiah, Dodol Singkong dijual 1000 rupiah per pcs, dan Beby fish goreng 145 gram dijual 15 ribu. Anda berminat? Segera kunjungi Yayasan Baitul Insan Ar – Raasyid di Kampung Palasari Wates nomor 35, RT 07 RW 03, Kalapanunggal, Sukabumi. (R. Benz)