Cisarua, Pakuan pos – Hujan dengan intensitas tinggi telah mengguyur wilayah Puncak Cisarua, kabupaten Bogor Jawa barat dan sekitarnya. Selasa, (8/10/2019). Hal tersebut untuk kali pertama sejak musim kemarau tahun ini. selokan yang selama ini kering, penuh dengan air, demikian juga dengan jalan raya, sebagian tumpahan air dari langit tersebut menggenangi hampir separuh jalan.

Hujan dimulai sejak pukul 14.00 WIB sampai sore menjelang maghrib. Sementara waktu jalan raya Puncak terlihat lengang, karena kendaraan roda dua yang selama ini banyak berseliweran terpaksa harus menepi.

“Ngeri hujannya sangat deras, jika dipaksakan takut terjadi kecelakan,jarak pandangpun sangat dekat, jadi mending menepi saja,” Ungkap Iwan, pemotor asal Bekasi dengan tujuan Cianjur.

Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika (BMKG) sudah merilis Prakiraan Awal Musim Hujan 2019 pada bulan Agustus lalu. Untuk sebagian kabupaten dan Kota Bogor sebenarnya masuk dalam kategori Non Zona Musim (Non ZOM). Namun untuk kabupaten Bogor bagian Utara dan kabupaten Bogor bagian Selatan masuk dalam kategori Zona Musim.

Zona Musim adalah Zona dimana terdapat perbedaan yang sangat jelas antara musim kemarau dan musim hujan, Non ZOM artinya daerah tersebut tidak jelas perbedaannya.

Periode awal memasuki musim hujan biasanya ditandai dengan apa yang disebut dengan Pancaroba. Pancaroba adalah masa transisi musim dari musim kemarau ke musim hujan ataupun sebaliknya. Pada musim pancaroba biasanya ditandai dengan udara yang sangat panas dan lembab, hujan dalam durasi singkat namun disertai dengan angin kencang dan kadang-kadang bersama dengan petir. Pada saat-saat tertentu, angin kencang dapat bertiup dengan kecepatan 25 – 45 Km/jam. Angin ini dapat menumbangkan pohon dan menerbangkan atap rumah. Fenomena ini disebut dengan Angin Puting Beliung.

Kepala Stasiun Meteorologi Citeko – Bogor Asep Firman Ilahi mengatakan,
yang patut diwaspadai pada saat musim Pancaroba adalah mengenali lingkungan geografis dimana kita berada. Pada saat terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir.agar berlindung pada tempat yang aman.

“Pada musim Pancaroba, biasanya ditandai juga dengan mewabahnya berbagai penyakit. Akibat dari perubahan tekanan udara, fluktuasi suhu udara dan kelembaban yang tidak menentu, membuat tubuh bereaksi beragam terhadap perubahan cuaca ini. Berbagai penyakit melanda pada saat musim ini diantaranya Asma, Batuk, Pilek, Migrain, hingga nyeri pada persendian,” beber Asep. (Abdan)