Jakarta, Pakuan pos – Apapun alasannya kekerasan tidak boleh terjadi kepada siapapun. Terlebih kepada wartawan yang sedang menajalankan profesinya yang sangat jelas tupoksinya dilindungi oleh Undang – Undang Nomor 40 Tahun 1999.

Hal itu ditegaskan kembali oleh Hence Mandagi, Ketua Dewan Pers Republik Indonesia, di Jakarta, Sabtu (07/11/2020), dalam menyikapi insiden oenganiayaan wartawan media online KupasMerdeka.com di Serang Banten.

“Penganiayaan disertai kekerasan terhadap Acun Sunarya, wartawan Media Online Kupas Merdeka harus diusut tuntas dan pelakunya segera ditangkap polisi. Polisi harus tegas dan progesional dalam mengungkap siapa dalang dari aksi pembacokan terhadap wartawan Acun. Katena sangat tidak mungkin pelaku bertindak sendiri jika tidak ada motivasi lain yang menyebabkan secara sadis melakukan penganiayaan bahkan sampai melakukan pembacokan terhadap korban dengan senjata tajam”, tegas Mandagi.

Ketua Dewan Pers Republik Indonesia juga menghimbau kepada rekan-rekan wartawan agar lebih berhati-hati dan waspada disaat meliput sesuatu yang bersifat kasus atau penyimpangan. Hal itu penting agar terhindar dari niat jahat pihak-pihak yang merasa terusik dengan kehadiran wartawan. (R. Bhenz)