Cirebon, Pakuan pos – Selain membuka Festival Tajug 2019, dalam kunjungan kerjanya ke Cirebon, wapres Ma’ruf Amin berkesempatan berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, dan melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, komplek Keraton Kasepuhan Cirebon. Jum’at, (22/11/2019).

Sementara, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memandang masjid sebagai pusat peradaban. Dalam upayanya menerjemahkan ‘warisan’ Sunan Gunung Jati, Pemprov Jabar sendiri telah mengeluarkan sejumlah program, salah satunya yang disebut dengan Kredit Mesra atau Kredit Masjid Sejahtera.

“Sampai sekarang ada lebih dari 18.000 fakir miskin yang memperoleh modal usaha dari Kredit Mesra. Syaratnya cuma harus salat ke masjid, kemudian dapat surat rekomendasi untuk dapat modal usaha,” terangnya.

Selain Kredit Mesra, program Pemprov Jabar lain yang sejenis, di antaranya pemberian modal bagi pondok-pondok pesantren, English for Ulama, hingga gerakan hafidz Qur’an ke desa-desa se-Jabar.

Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon, Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat dalam kesempatan itu berharap, Festival Tajug dapat dijadikan festival rutin tahunan di Nusantara. Dia pun meminta dukungan pemerintah pusat maupun Pemprov Jabar.

“Kami harap festival ini dapat dikembangkan dalam lima tahun ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, festival tersebut potensial dalam pengembangan ekonomi kreatif maupun pariwisata, baik wisata religi maupun wisata sejarah.

Dalam Festival Tajug, sejumlah kegiatan dihelat, seperti bersih-bersih masjid, festival Adzan Pitu, Qori Roadshow, dan lainnya. (Tim)