Jakarta, Pakuan Pos – Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) bersama Forum Komunikasi Antar Umat Beragama menginisiasi pembangunan Kampung Tangguh Lintas Agama di Vihara Saddapala, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kegiatan itu sekaligus bakti sosial vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lanjut usia.

Penandatanganan prasasti dan peletakan batu pertama Kampung Tangguh Lintas Agama dilakukan oleh Dir Binmas Polda Metro Jaya Kombes Badya Wijaya, Kapolres Jakbar Kombes Ady Wibowo, Wali Kota Jakbar Uus Kuswanto, Ketua Umum GMRI Eko Sriyanto Galgendu bersama tokoh lintas agama.

Eko Sriyanto Galgendu mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program Polri melaksanakan kampung tangguh lintas agama dengan melaksanakan vaksinasi Covid-19.

“Jadi awalnya kita mau mendukung program presisi dari Polri. Sehingga kami menyelenggarakan program bakti sosial vaksin mandiri untuk lima ribu peserta,” katanya di Gereja Katolik Santhora, Jakbar, Jumat (9/4).

Terselenggaranya vaksinasi Covid-19 tersebut tak terlepas dari peran dan dukungan Pemkot Jakbar.

“Jadi para pemuka agama, para pengusaha, para dokter dan lainnya kita memang belum diperbolehkan tapi kita mendapat dukungan vaksin dari pemerintah wali Kota Jakarta Barat,” tutur Eko Sriyanto Galgendu.

Harapannya bisa terlibat bersama dalam percepatan vaksinasi Covid-19 yang digalakkan pemerintah. Selain itu, juga proses deradikalisasi untuk mencegah terorisme di tengah masyarakat.

“Jadi harapannya ini karena tadi bisa juga untuk program 100 hari presisi kapolri. Kampung lintas agama ini juga dimasukkan program penanganan deradikalisme dan terorisme di tingkat kampung,” jelas Eko Sriyanto Galgendu.

Keberadaan kampung tangguh lintas agama ini mengacu pada tindakan preventif kontraterorisme atau stratregi untuk menetralisir paham-paham yang dianggap radikal.

“Karena sebenarnya yang namanya lintas agama ini mereka punya kekuatan dan dukungan, sehingga mereka bisa bergerak cepat dan bersatu,” kata Eko Sriyanto Galgendu.

Wali Kota Jakbar Uus Kuswanto menyatakan, kegiatan yang digagas GMRI bersama Forum Komunikasi Lintas Antar Umat Beragama Jakbar menjadi hal yang sangat baik.

“Atas nama Pemerintah Jakarta Barat bersama jajaran kominfo, dandim, kapolres dan kapolda metro mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan pada kesempatan ini,” ujarnya.

Di sisi lain, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lansia di Jakarta menjadi tantangan tersendiri. Karenanya sinergi antar lembaga pemerintah dan daerah harus berjalan cepat dan strategis untuk mencapai target nasional.

“Ini merupakan kegiatan kemanusiaan. Karena sampai saat ini tantangan kita pelaksanaan vaksin tahapan lanjut usia. Di Jakarta Barat saat ini baru 50 persen, padahal pelaksanaan sudah lebih kurang dua bulan,” kata Uus Kuswanto.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Romo Suherman dan Dante Darma Karo Mahatera bersama pemuka agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Antar Umat Beragama Jakbar. (Yoga)