Pekanbaru, Pakuan Pos – Untuk mewujudkan filosofi sistem pemasyarakatan ReIntegrasi Sosial dan meningkatkan pelayanan dan perawatan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kls II B Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menggandeng lima lembaga.

“Filosofi sistem pemasyarakatan ReIntegrasi Sosial pada dasarnya sangat menekankan aspek pengembalian warga binaan Lapas kembali ke masyarakat,” kata Kalapas Narkotika Rumbai Robinson Perangin Angin melalui Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasibinadik dan Giatja) Erwin Siregar.

Erwin mengatakan, sangat berkesan untuk kami, penanda tanganan kerjasama pembinaan perawatan kesehatan dan pelatihan kemandirian bagi warga binaan di Lapas Narkotika Kls II B Rumbai bersama lembaga yang digandeng telah dilakukan, Rabu (31/3/ 2021).

“Lapas Narkotika Rumbai menggandeng Steakholder yang sudah cukup lama berkecimpung dalam kegiatan hukum, sosial dan kesehatan serta pelatihan kemandirian,” ujar Erwin.

Erwin menyebutkan, dalam pelaksanaan pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan terkait PP 99 Tahun 2012, maka lapas narkotika rumbai menggandeng Yayasan Pemuda Sahabat Hukum (YPSH) sebagai bagian dalam prose pembinaan tersebut, selain itu juga untuk memberikan wawasan kebangsaan dan kewarganegaraan terhadap warga binaan.

Untuk pelayanan kesehatan, Lapas Narkotika Rumbai juga menggandeng Pekumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Riau, yang dalam kegiatan ini untuk Meningkatkan kualitas pengetahuan dan minat bakat WBP, Mengetahui kondisi terkini WBP secara psikologis, Memberikan ruang berekspresi dan berbagi atas permasalahan WBP serta Pemberian Informasi terkait Kesehatan Reproduksi Remaja, dan Tuberkulosis.
Untuk kegiatan kemandirian, lapas narkotika menggandeng CV.

Kemudian, Jasa Indah Mandiri sebuah lembaga yang yang bergerak dalam bidang Pelatihan dan Keterampilan yang bertujuan Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajerial dan teknis para petugas kegiatan kerja sehingga menjadi instruktur yang profesional dan kompeten; Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan kerja Warga Binaan Pemasyarakatan, menciptakan tenaga kerja Warga Binaan Pemasyarakatan yang terampil, bersertifikat dan mandiri, menghasilkan produk yang berkualitas dan mengutamakan potensi lokal serta mampu bersaing dengan produk lainnya, meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengembangan kegiatan kerja Warga Binaan Pemasyarakatan.

Untuk program rehabilitasi Sosial Dalam hal dukungan program terapi vokasional dengan melibatkan korban penyalahguna narkoba (residen), dalam pengembangan keterampilan dan mental di bidang menajemen pelayanan dan unit usaha lainya dan dalam rangka pengembanga program rehabilitasi korban penyalahgunaan Narkoba. Lapas Narkotika Rumbai kembali mengajak Yayasan Al Anshari Foundation.

“kami mengaturkan banyak terimakasih akan kehadiran bapak dan ibu dalam acara ini. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberi kekuatan lahir dan batin kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan amanah yang telah dipercayakan oleh-Nya. Terima kasih ,Karena Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II Rumbai tidak akan mampu berdiri sendiri tanpa bantuan teman teman steak holder”, Ungkap Erwin saat menutup kegiatan ini. (Anhar rosal)