Surabaya, Pakuan Pos – Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar unjuk rasa di depan gedung rektorat Unesa, Lidah Wetan, Surabaya. Mereka mengkritisi transisi Unesa dari status Peguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) ke Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

Perwakilan massa aksi dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Dimas mengatakan, aksi dilakukan oleh gabungan mahasiswa yang tergabung dalam #TolakStatusPTNBH se-Unesa (Aliansi Mahasiswa Unesa Menggugat) pada Kamis, (10/06/2022).

“PTN-BH merupakan keniscayaan setiap kampus negeri, tak terkecuali UNESA, salah satu kampus ex IKIP yang terus memacu dirinya menuju kemandirian dalam bidang pendidikan. Namun dalam berjalanya waktu, hajat tersebut terkesan tergesa gesa dalam pengelolaanya, terlihat dari kegagapanya dalam mengelola unit-unit usaha, yang dikemudian hari menjadi pondasi finansial ketika sah menjadi PTN-BH,” tutur Dimas dalam orasinya.

Dimas juga menyebut, pihak rektorat dinilai gagap, dan dianggap belum siap mental dalam rencana peralihan status menuju ke PTN-BH. Bahkan menurutnya, peralihan status dari BLU ke BH nantinya dianggap akan menyengsarakan mahasiswa sendiri.

“Kegagapan tersebut berusaha dijawab pihak kampus dengan menambah jumlah pagu di kemudian hari, dengan kata lain, mahasiswa menjadi sasaran tembak utama dalam hal ini,” terang Dimas.

Dimas juga menjelaskan bahwa, Rektor UNESA, Prof. Nurhasan telah bertindak semena-mena untuk memuluskan proses peralihan status dari BLU ke BH tanpa terlebih dahulu merundingkan dengan pihak-pihak mahasiswa.

“Seharusnya bapak rektor terlebih dahulu merundingkan dengan beberapa perwakilan mahasiswa yang dianggap mampu dalam mendiskusikan hal ini. Hal tersebut perlu agar nanti di kemudian hari tidak terjadi efek domino yang dapat membebani mahasiswa,” tandas Dimas.

Dimas juga mengungkapkan, pihak rektorat tidak boleh anti-kritik terhadap kritikan-kritikan mahasiswa. Menurut Dimas, pihak rektorat melalui beberapa jajarannya telah terlalu utopis dalam menyikapi aksi mahasiswa.

“Sehingga aksi yang kami lakukan ini dianggap ditunggangi ataupun memiliki kepentingan dari pihak-pihak tertentu, saya sangat menyayangkan,” sesal Dimas. (Asw)

Foto : Aksi Aliansi Mahasiswa Unesa Menggugat di depan Rektorat Unesa, Lidah Wetan