Cisarua, Pakuan pos – Rabu terakhir dibulan Safar, agak berbeda dengan rabu lainnya, karena pada hari itu disebut dengan Rebo wekasan, sudah mrnjadi tradisi, pada hari tersebut Ratusan masyarakat Puncak berkumpul mengikuti acara syukuran, untuk tahun ini acara tradisi Rebo Wekasan yang jatuh pada hari Rabu (23/10) dipusatkan di landasan paralayang Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa barat.

Salah satu penggagas acara sejuta kupat dari Puncak Ngahiji, Azet Basuni mengatakan, kegiatan ini seharusnya dilirik Pemerintah Kabupaten Bogor, karena bisa menjadi sebuah magnet bagi wisatawan. Unsur budaya yang sangat kental akan menjadi ‘dagangan’ bagi pemerintah kepada wisatawan domestik maupun internasional.

“Jadi, kegiatan ini seharusnya di Perbupka agar menjadi agenda tahunan dan sebagai promosi wisata di Puncak,” ujar Azet Basuni di landasan Paralayan, Rabu (23/10/2019).

Kegiatan Rebo Wekasan ini dimulai dengan pembacaan doa dan pengajian serta sambutan beberapa ulama di wilayah Puncak. Tak lupa sajian ketupat sebagai simbol perayaan Rebo Wekasan pun dihidangkan sebagai menu wajib. “Karena temanya sejuta ketupat maka kami sediakan sejuta ketupat,” ungkapnya.

Selain dari masyarakat umum, ketupat dan lauk pauknya ini juga datang dari berbagai pihak diantarnya para pengusaha hotel di wilayah Puncak. “Ini menjadi Rebo Wekasan ke empat tahun yang sudah kami rayakan seperti ini, mudah-mudahan kedepan kegiatan ini akan semakin seru dan banyak diikuti masyarakat luas,” bebernya.

Tidak hanya masyarakat umum yang hadir dalam tradisi Rebo Wekasan ini, dari unsur Muspika pun hadir. Bahkan Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Amanat Nasional (PAN) Larasati pun ikut dalam kegiatan tersebut.

Sementara, penggagas lainya seperti Ujang Sumitra menginginkan agar tradisi Rebo Wekasan ini bisa di Perda kan. Sehingga, payung hukumnya jelas dan kegiatannya juga bisa dijadikan agenda tahunan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Kan tujuannya jelas, selain menjaga kearipan lokal, tradisi ini juga bisa menjadi daya tarik atau promosi wisata di Kabupaten Bogor khususnya wisata Puncak,” tutupnya. (Abdan).