Jakarta, Pakuan pos – Dalam rangka menigkatkan manajemen Sumber Daya Manusia Kejaksaan RI,Badan Pendidikan dan Pelatihan ( Badiklat ) Kejaksaan RI menggelar seleksi Adhi Adhyaksa bagi peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa ( PPPJ ) angkatan LXXVII ( 77 ) tahun 2020.

Seperti tahun tahun sebelumnya,diujung pembelajaran peserta Diklat PPPJ mengikuti Audiensi atau seleksi yang di gelar oleh pihak penyelenggara Diklat dalam hal ini Pusat Diklat Teknis dan Fungsional,terpilih sebanyak 25 Peserta PPPJ dari seluruhnya berjumlah 400 antusias menunggu giliran untuk di uji kelayakannya.

Ajang penyeleksian terbaik 10 besar tersebut,di buka secara resmi oleh Kepala Badan Diklat Kejaksaan Tony Spontana, berlangsung di aula Gedung Wira lantai 2 Badiklat Kejaksaan RI,Jakarta,Sabtu ( 19/12/2020 )
Mengingat dimasa pandemi Covid-19 proses seleksi bagi calon penerima Adhi Adhyaksa di bagi menjadi dua tim di tempat ruang yang berbeda,tim pertama diikuti sebanya 13 peserta dan tim kedua diikuti 12 peserta.

Para peserta yang terpilih 25 besar itu akan di uji kemampuannya dengan memaparkan hasil KKP ( Kertas Kerja Perorangan ),juga tentang kedispilnan dengan memperagakan gerakan PBB ( Pelatihan Baris berbaris ) dan juga akan di lakukan tanya jawab oleh para penguji.

Sementara para penguji berasala dari Widyaiswara, para pejabat tinggi Kejaksaan yang mumpuni dan handal di bidang hukum, di antaranya Jaksa Agung Muda Pengawasan ( Jamwas ) Amir Yanto,Jamdatun Feri Wibisono, Kabadiklat Tony Spontana,para Jaksa Agung Muda yang diwakili dan sejumlah pejabat eselon II Kejaksaan Agung dan Badan Diklat Kejaksaan.

Seluruh peserta sebelum memaparkan KKP di hadapan para penguji, akan terlebih dulu di wajibkan mengucapkan TRI Krama Adhyaksa,peserta yang akan memaparkan KKP nya akan di panggil satu-persatu, peserta yang belum di panggil tetap menunggu di luar ruangan atau menunggu giliran di panggil oleh panitia seleksi.

Tahap seleksi ini sangat ketat penyaringannya di bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,perbedaannya adalah para peserta yang memperebutkan 10 besar selain di wajibkan mengucap Tri Krama Adhyaksa juga cara penyampaian paparannya berbeda yakni satu-persatu.

Setiap tahunnya Badan Diklat selaku penyelenggara Diklat PPPJ telah menyaring / mencari putra-putri terbaiknya Adhyaksa Indonesia tujuannya adalah menjadikan Jaksa jaksa yang handal,Profesional dan berintegritas tinggi.

Guna mewujudkan Kejaksaan yang bersih dan kiprah Kejaksaan adalah wajah pemerintah, serta wajah kepastian hukum Indonesia di mata rakyat dan di mata internasional.

Rangkaian kegiatan seleksi Adhi Adhyaksa bagi peserta PPPJ Angkatan 77 Tahun 2020 tersebut dilaksanakan dengan menjalankan Prokes ( protokol kesehatan ) tentang pencegahan penularan Covid 19, sehingga seluruh peserta audiensi diwajibkan melakukan pemeriksaan rapits tes / swab tes oleh tim kesehatan,dengan selalu menerapkan 3 M yakni Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan sebelum dan sesudah acara dilaksanakan. (Muzer)