Kalsel, News Warta Publik – Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan yang diusulkan oleh Komisi X DPR menuai banyak dikritik musisi di Tanah Air, tanpa kecuali di Kalsel.

Kritikan tersebut mencuat karena RUU Pemusikan memuat beberapa ‘Pasal Karet’ yang dapat mengancam musisi dan seniman musik sebagaimana yang terjadi di UU ITE.

Bahkan muncul petisi #TolakRUUPermusikan. Yayan, dari Harmoni Band bergenre musik Rock asal Banjarbaru ini mengaku sudah sejak tahun 1994 bermain musik.

“Pasal 19 sependapat setuju bahkan sudah di laksanakan apabila artis band mancanegara pasti ada band pendamping yang membuka acara tersebut. Namun, Pasal 32 (memberatkan) Karena di pasal itu banyak yang pemusik otodidak,” katanya.