Ricuh, Aksi Demo Pengemudi Opang di Hadang Satpol PP

0
625

Cianjur, News Warta Publik Ratusan pengemudi ojek pangkalan yang tergabung dalam Paguyuban Motor Ojek Cianjur (PMOC) menggelar aksi demo ke Kantor Pemda Cianjur. Walaupun sempat mereda, isu penolakan kehadiran ojek online kembali menyeruak dan dipermasalahkan opang.

Massa sebelumnya melakukan long march dari Terminal Rawabango sebagai titik kumpul. Namun, aksi ternyata molor hingga tiga jam karena massa baru tiba di pemda menjelang tengah hari.

Sesampainya di pemda, beberapa perwakilan opang berdiskusi dengan pihak pemda. Perbincangan itu membuat aksi kembali ditunda.

“Pada intinya, PMOC menuntut ditiadakannya ojol untuk alasan apapun. Karena, angkutan seperti ojek pangkalan dan angkot itu punya peran penting sebelum ada ojol,” kata Korlap PMOC, Rudi Agan, Rabu, (25/7/2018)

Menurut dia, hadirnya ojek online akhirnya berdampak pada laju transportasi yang tinggi. Akan tetapi, laju ekonomi justru melambat. Pasalnya, angkutan seperti opang dan angkot, dinilai berperan penting dalam pembangunan perekonomian.

Soalnya, seluruh angkutan konvesnsional dinilai berkaitan dengan jalur distribusi jasa, tenaga kerja, dan menjadi inti dari pergerakan ekonomi suatu daerah. “Apalagi, bisa dikatakan opang dan angkot itu transportasi paling efisien dibandingkan yang lain,” ujarnya.[ Red ]

 

Reporter by Randi
News Warta Publik