Pangkalpinang, Pakuan Pos – Jika tak ada aral melintang, Senin malam, 4 Juli 2022, di Fox Harris Hotel Pangkalpinang, pengurus PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2022-2027 dikukuhkan oleh Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari.

Event tersebut juga akan diberikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Luar Biasa kepada Hidayat Arsani.

Ketua PWI Babel Mohammad Fathurrakhman yang biasa dipanggil Boy, Sabtu malam, 2 Juli 2022, mengatakan Hidayat sebelumnya memegang KTA Nomor 28.00.12859.06 pernah menjadi Ketua PWI Kepulauan Bangka Belitung.

Hanya saja, lanjut Boy, mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Selama ini Hidayat dinilai cukup banyak berkontribusi bagi PWI Babel khususnya. Boy mencontohkan keaktifan Hidayat seperti membantu pembangunan Kantor PWI Babel, membantu penyelenggaran Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2021, aktif pada sejumlah kegiatan sosial dan menjaga nama baik PWI.

Apalagi, kata Boy, di kepengurusan periode 2022-2027 Hidayat didapuk sebagai Ketua Dewan Penasehat.

“Pak Hidayat juga tokoh pers Babel. Sebelumnya PWI Babel mengirimkan surat usulan ke PWI Pusat untuk dapat diterbitkan KTA Luar Biasa, Alhamdulillah direspon dengan baik,” kata Boy.

Agenda lain pada event ini akan ditandatangani nota kesepahaman antara PWI Babel dengan Polda Babel, PT Timah Tbk, Arsani Group, Universitas Bangka Belitung, PT PLN IUW Babel, BPDASHL Baturusa Cerucuk.

“Memorandum of Understanding ini sebagai langkah awal PWI Babel bersama mitra untuk saling mendukung. MoU akan ditindak lanjuti dalam bentuk perjanjian kerjasama kedua pihak,” ujar Boy.

Pada periode kepengurusan sekarang, kata Boy, akan menitik beratkan pada program rehabilitasi mangrove dan lahan pasca tambang, kesejahteraan anggota, pendidikan anggota dan kemandirian organisasi.

“Kami juga sudah rapat soal pembentukan koperasi sebagai wadah untuk pengembangan ekonomi kreatif bagi anggota dan usaha lainnya untuk mendukung kesejahteraan anggota dan kemandirian organisasi,” katanya.

Boy mengatakan PWI juga membuka peluang bagi pihak lain untuk bekerjasama secara positif dan saling menguntungkan dalam segala bidang yang bisa dilakukan PWI sesuai aturan.

Pada pelantikan nanti, kata Boy, akan dilaksanakan pula “Deklarasi Anti Hoax di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”.

“Ini juga penting, sebab soal hoax (berita) dan fake news (berita palsu) harus menjadi perhatian bersama. Pers yang profesional akan menyuguhkan informasi yang sehat bagi masyarakat, tunduk pada UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik,” ujarnya.

PWI Babel selalu menekankan profesionalisme bagi setiap anggota. Uji Kompetensi Wartawan (UKW) salah satu upaya meningkatkan profesionalisme wartawan.

“Setiap anggota PWI wajib UKW. Kita sudah delapan kali melaksanakannya dan kedepan secara berkala kita laksanakan,” kata Boy.

Sementara Ketua Panitia Pelantikan, Wahyu Kurniawan, Sabtu malam, mengatakan untuk persiapan pelantikan atau pengukuhan sembilan puluh persen lebih, rampung.

“InsyaAllah, Minggu besok akan dilakukan gladi bersih. Semoga acara dapat berjalan lancar dan PWI Babel semakin maju serta semakin berkontribusi positif bagi dunia pers,” ujarnya. (PR)