Cijeruk, Pakuan pos – Pelaksana proyek pengeboran air tanah di kampung Pangerasan, Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, diduga menutupi jumlah anggaran proyek. Pasalnya di lokasi kegiatan tidak dipasang papan informasi proyek dan pihak desa hanya dijadikan bumper oleh pelaksana proyek.

Saat dijumpai di lokasi proyek, Chandra, salah satu staf subcon proyek menjelaskan bahwa pihaknya hanya melaksanakan pekerjaan pengeboran yang ditugaskan PT. Trimurti Recontrindo sebagai subcon pemenang tender.

Bahkan Chandra mengaku upah yang dia terima untuk pengeboran air bawah tanah sedalam 80 meter itu hanya 50 ribu rupiah per meter.

Ketika ditanya terkait perijinan dan lain lain, Chandra mengatakan bahwa semua itu menjadi ranah pemerintah desa.

“Kata orang desa kalau ada wartawan, ormas maupun lsm suruh aja datang ke desa”, kata Chandra

Sementara itu, saat awak media mendatangi pemerintah desa Cibalung untuk meminta keterangan terkait proyek tersebut, staf desa Cibalung mengaku tidak tau menau akan pelaksanaan proyek pengeboran air itu. Mereka hanya mengetahui awalnya saja sebelum pelaksanaan dimulai. Bahkan ketika
Ditanya berapa pagu anggaran untuk proyek itu, staf desa tidak mengetahuinya.

“Kami tidak tau berapa.pagu anggaran yg disiapkan proyek itu. Karena kami minim informasi. Bahkan kami kaget mendengar bahwa semua koordinasi.untuk media, ormas dan lsm dibebankan pada kami”, tukas Wahyu, Kaur Perencanaan Desa Cibalung, Kamis 05/11/2020. (R.Bhenz)