Cijeruk, Pakuan pos – Mumuh Muhidin, warga Kampung Pasir Eurih RT 02 RW 7, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, bersama otang tua dan anggota keluarga lainya tinggal di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan dan sangat tidak layak untuk dihuni.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi bangunan keluarga Mumuh ini sangat jauh dari kata sederhana. Lantai dapur masih beralaskan tanah, menyatu dengan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) seadanya. pekerjaan Mumuh yang serabutan memaksa keluarganya untuk hidup seadanya tanpa adanya sedikitpun kemewahan di rumah itu. Beberapa bagian kusen jendela rumahnyapun tampak ditambal dengan menggunakan kayu kayu bekas. Bahkan dinding lakang bagian dapur menggunakan bahan bilik bambu. Sementara dinding bata merah bangunan tanpa diplester.

“Saya sudah puluhan tajun tinggal di rumah yang status tanahnya milik pribadi keluarga. Memang dulu ada penyurpaian dari desa. Tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya”, imbuh Mumuh.

Mumuh serta keluarha berharap kepada pemerintah pusat maupun daerah agar segera menurunkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni untuk tempat tinggalnya sebelum ambruk. karena keternatasan ekonomi yang mengakibatkan dirinya tidak mampu membangun sendiri kediamannya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak desa belum bisa dimintai keterangan. (R. Bhenz)