Cijeruk, Pakuan Pos – Berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 308/KPTS/M/2021 Tentang Penetapan Daerah irigasi Penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi tahun anggaran 2021, Petani Pemakai Air (P3A) atau gabungan Perkumpulan Petani pemakai Air (gP3a) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) selaku penerima P3-TGAI untuk perbaikan jaringan
irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi, atau peningkatan jaringan irigasi yang dikerjakan sendiri oleh P3A/GP3A/ IP3A secara swakelola di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Cijeruk mulai direalisasikan.

Salah satunya di Desa Warung Menteng yang pelaksaaanya dikomandoi oleh Andika. Saat ditemui dikediamanya, Rabu (14/04/2021) sore, Andika menjelaskan. Sebelumnya pihaknya mengawali dengan pembentukan kelompok petani pengguna sarana air yang kemudian disahkan oleh kepala desa.

“Setelah disahkan oleh kepala desa, maka kami membentuk kelembagaanya yang selanjutnya mengajukan bantuam kepada balai sumber daya air. Setelah melalui berbagai proses dan tahapan, akhirnya program pembangunan sarana irigasi ini dapat terealisasi pada tahun ini”, jelasnya.

Disinggung soal kendala yang dihadapinya dalam pelaksanaan pembangunan, Andika menyebutkan faktor tingginya curah hujan yang akhir – akhir ini terjadi menjadi salah satu kendala. Belum lagi kondisi medan yang akan dibangun sangat mempengaruhi biaya pembangunan. Seperti ketinggian tebingan serta labilnya kontur tanah yang akan dibangun saluran.

Ditanya soal volume pekerjaan, Andika menyebutkan, secara keseluruhan, panjang volume bangunan saluran irigasi diwilayahnya mencapai dua kilo meter. Sementara untuk anggaran yang dikucurkan pemerintah melalui balai sumber daya air secara hitungan hanya akan cukup membangun sekiyar tiga ratus meter saja.

“Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah yang telah menggelontorkam bantuan ini melalui program aspirasi dewan. Namun kami berharap program ini dapat berjalan secara berkesinambungan agar total saluran irigasi yang sangat diperlukan oleh para petani di wilayah kami dapat terselesaikan”, harapnya.

Sebelumnya, dalam situs resminya, Kementerian PUPR Direktorat Sumber Daya Air menegaskan bahwa Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dalam pelaksanaannya tidak menunjuk Penyedia Barang/Jasa dan tidak memungut biaya apapun.

Dihimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya dugaan aksi penipuan dalam program kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Beberapa modus dugaan penipuan tersebut diantaranya melalui :
• Surat penunjukan penyedia barang/jasa palsu.
• Surat keputusan palsu
• Surat Pernyataan Upah/Ongkos/Jasa kerja. (Raden)