Jakarta, Pakuan pos – Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2017-2021 mengadakan Pembukaan Muktamar Nasional ke-XXXI PII, Rabu (10/3). Pembukaan dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dan dihadiri oleh beberapa tokoh negarawan di Indonesia, di antaranya Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 M. Jusuf Kalla, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, perwakilan Kapolri melalui Karo Analis BIK BJP Achmad Kartiko, dan Ketua Umum KBPII Nasrullah Larada.

Kehadiran para negarawan ini turut mendapatkan apresiasi besar dari kader-kader PII yang hadir dalam agenda ini. Tentunya karena Muktamar Nasional ke-XXXI PII adalah ajang regenerasi kaderisasi kepemimpinan tingkat nasional.

Pesan pertama disampaikan oleh Nasrullah Larada dalam sambutannya memberikan pesan kepada kader PII agar peran PII harus mengakar terkait isu-isu pendidikan. Termasuk tentang mata pelajaran agama yang saat ini jadi fokus perhatian banyak pihak, “PII harus fokus terhadap isu-isu pendidikan dan peranhya harus mengakar,” ucapnya.

Selain itu Nasrullah juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin amali karena telah memberikan dukungan untuk kegiatan PB PII.

Sementara, Jusuf Kalla berpesan agar kader PII harus memiliki kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman.” PII jangan hanya bicara pelajar dalam konteks yang luas. Jika saat ini pelajar diterjemahkan dalam arti selama dia belajar sampai tua. Maka saat ini perlu diterjemahkan pelajar konteksnya adalah anak-anak, usia remaja, dan anak-anak yang sekolah. PII harus siapkan reformulasi untuk mereka, jangan sampai pengurus PII kehilangan akar identitasnya,” pesannya.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali juga berpesan agar PII yang notabene sebagai organisasi kader harus memiliki semangat untuk terus berproses. “Karena kiprah PII sepanjang zaman besar untuk bangsa dan negara. Di Zaman sekarang PII harus bisa beradaptasi. Apalagi ini era digital,” terangnya.

Pembukaan Muktamar Nasional ke-XXXI PII mendapat apresiasi karena telah menerapkan protokol kesehatan. Terakhir Zainudin Amali terbuka untuk PII sering bekerjasama dengan Kemenpora.

Terakhir, Karo Analis BIK BJP Achmad Kartiko yang mewakili Kepala Kepolisian RI juga mengapresiasi kegiatan PII sebab telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Kemudian ia menyampaikan, “jadilah organisasi produktif bermanfaat bagi bangsa dan negara. Jangan sampai kader PII termakan hoax, apalagi zaman sekarang adalah zaman post truth, di mana benar dan salah itu absurd. Selamat menjalankan muktamar dengan tetap menjaga protokol kesehatan, semoga terpilih pemimpin-pemimpin yang baik. (Fian)