Ciawi, Pakuan pos– Pembangunan Rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Ciawi, kecamatan Ciawi, kabupaten Bogor, yang belum kelar menuai kritikan dari warganya. Seperti diberitakan sebelumnya, Ucup sebagai penerima manfaaf dari bantuan RTLH harus mengungsi selama sebulan lebih dirumah saudaranya, karena renovasi tak jua kunjung usai, karena barang matrial yang tidak mencukupi.

Pejabat sementara (Pjs) kepala Desa Ciawi, Yusuf, mengakui keterlambatan tersebut karena satu rumah yang saat ini belum selesai adalah susulan.

“Coba nanti bisa menghubungi pak Haji deden sebagai ketua TPK (tim pelaksana kegiatan,red)” kata Yusuf. Kamis, (22/8/2019)

Ketua Tim pelaksana kegiatan, Deden, mengatakan semua barang sudah dikirim dan ongkos pekerja sudah diberikan,terkait dengan pembayaran pajak, maka pihaknya sudah berkoordinasi dengan Matrial untuk pembayaran pajak.

Untuk pembayaran pajak kami kerjasama dengan matrial, yang penting penerima hibah Rutilahu belanja tidak melebihi 8 juta,” ujar Deden kepada kepada Pakuan pos

Meski demikian, belum tuntasnya pembangunan RTLH di Kampung Tipar RT 04/ 04 tersebut memunculkan mosi tidak percaya terhadap pemerintahan Desa (Pemdes) Ciawi. seperti yang ditegaskan oleh Uka (40).

“Seharusnya pemdes sudah merancang segala sesuatunya dengan baik,sehingga keterlambatan tidak terjadi,” Tegas Uka.

Dia juga sangat menyayangkan, jika pembayaran pajak ditanggung oleh Matrial, hal tersebut juga merupakan ketidak wajaran yang dilakukan oleh Pemdes Ciawi.

“Kok ada matrial yang bayar pajak RTLH, bukankah seharusnya penerima manfaat, semua ada aturan mainnya, kalau memang matrial mau nyumbang itu beda lagi urusannya,” tukas dia. (Abdan)