Megamendung, Pakuan pos – Sejak berdiri tiga tahun silam, paguyuban Puncak ngahiji terus konsen menyikapi isu – isu lokal yang terus berkembang ditengah masyarakat. Banyak permasalahan yang telah diaelesaikan, tentunya dengan pendekatan yang persuasif.

Pada perjalanannya, Puncak ngahiji telah mendapat apresiasi dari berbagai kalangan baik dari pemerintahan ataupun dari organisasi kemasyarakatan. Belakangan isu panas tentang merebaknya kawin kontrak berhasil disanggah oleh paguyuban itu. Mereka banyak menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada kawin kontrak di Puncak, tapi hanya ulah – ulah oknum tertentu.

Isu Pemekaran Kabupaten Bogor selatan, konsisten menjadi bahan perjuangan hingga terwujud. Hal itu ditegaskan oleh ketua Koordinator Puncak Ngahiji Azet Basuni.

“Pemekaran Kabupaten Bogor selatan akan sepenuhnya dituntaskan, dan bukan hanya sekedar isu. Kami dari Puncak ngahiji akan terus mengawal sampai betul – betul terbentuk,” paparnya.

Azet juga menjabarkan, Dalam acara Silaturrahmi dan musyawarah akbar di Kopi lao Megamendung Cisarua kabupaten Bogor. Senin (20/01) teragendakan beberapa langkah besar bagi rencana kegiatan Paguyuban itu, diantaranya adalah, Legal formal bagi Puncak ngahiji, perjuangan pemekaran Bogor selatan, dan menyikapi isu – isu lokal yang tengah berkembang dimasyarakat.

“Mudah – mudahan dengan acara ini, semua masukan dapat ditampung terutama banyak masukan bagi wilayah yang bisa bergabung di paguyuban ini, sudah jelas wilayah itu mencakup daerah pemilihan (Dapil) 3, dari Cisarua sampai Taman sari,” beber Azet.

Anggota Puncak Ngahiji, Muksin, menambahkan sebaiknya jika paguyuban kompak dan bergerak maka tujuan organisasi akan terwujud. “Kalau seandainnya semua kompak dan konsen, maka apa yang menjadi tujuan pasti tercapai,” tegasnya. (Abdan)