Cijeruk, Pakuan pos – Kementrian Desa yang mengeluarkan peraturan nomor 14 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan Dana Desa dalam masa pandemi corona ini secara nyata tidak digubris oleh Pemerintah Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, yang nyeleneh dengan tetap melaksanakan betonisasi jalan lingkungan di Kampung Pasir Erih Rt
02 Rw 07. Menurut Kaur Perencanaan Desa Palasari, pembangunan jalan lingkungan itu berdasarkan permintaan dari masyarakat.

“Kami melaksanakan pembangunan jalan itu atas dasar permintaan masyarakat”, kilah Subandi, Kaur Perencanaan Desa Palasari (16/10).

Lebihlanjut Bandi menjelaskan, betonisasi jalan itu volumenya 470 meter x 1 meter x 10 cm, dengan sumber jumlah anggaran 25% dari pencairan Dana Desa tahap 2 tahun 2020. Berdasarkan pantauan dilokasi, pelaksanaan pembangunan tidak dilengkapi dengan papan informasi kegiatan. Namun Subandi berdalih papan informasi proyek sudah dibuat sejak lama.

“Sudah ada papan info proyeknya, karena sehak awal sudah kami buat”, dalihnya.

Menyikapi hal itu, Ridwan, pendamping desa Wilayah Kecamatan Cijeruk mengaku kaget setelah mengetahui bahwa pemerintah Desa Palasari melaksanakan pembangunan jalan. Menurutnya hal itu sudah menyalahi aturan yang ditetapkan oleh Permendes Nomor 14 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan Dana Desa.

“Aduh, kenapa dilaksanakan. Kan sudah rinci dijelaskan dalam permendes nomor 14 tahun 2020 bahwa semua rencana pembangunan harus dipending karena penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk blt dd hingga bulan desember nanti”, tandasnya. (R. Bhenz)