Cigombong, Pakuan pos – Juarsih, warga Kampung Cianara RT 01/05 Desa Ciburayut, Cigombong kabupaten Bogor yang sudah 5 tahun bertahan di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah. Padahal, dirinya sudah sering melaporkan nasibnya kepada RT setempat untuk disampaikan kepada Pemerintah Desa.

“Sudah berkali-kali ngomong ke pak RT untuk disampaikan ke Desa namun sampai sekarang belum juga ada dari Desa yang datang melihat rumah saya,” ucapnya kepada wartawan. Minggu, 11 Februari 2020.

Saat Hujan turun beserta angin kencang, dirinya mengaku ketakutan bila mana terjadi sesuatu kepada rumahnya lantaran kondisinya yang sudah rusak parah dan tidak ada genteng disebagian atap.

Dirinya berharap kepada pemerintah agar dapat membantu menyalurkan anggaran untuk perbaikan rumahnya melalui program RTLH.

“Saya tidak mampu untuk memperbaiki, karena saya sudah tidak punya suami, kadang mencari untuk makan juga saya kekurangan,” tukasnya.

Sebelumnya, Kasi Ekbang Desa Ciburayut Alam berdalih terbatasnya bantuan RTLH setiap tahunnya membuat sebagian warga belum mendapatkan jatah bantuan tersebut. Namun terjadi masalah untuk pengajuan bantuan tersebut di tahun 2020 lantaran pihak pemdes belum memberikan Laporan Pertanggung Jawaban Program RTLH tahun 2019 kepada Kecamatan Cigombong.

“Karena menurut orang kecamatan, kalau pajak belum dibayar, LPJ masuk kategori belum beres dan jangan dijilid,” jelasnya.

Camat Cigombong, Basrowi Hasan mengakui adanya permasalahan terkait LPJ RTLH di Desa Ciburayut yang sampai ini belum dapat memberikan laporan RTLH di tahun 2019. Namun menurutnya, hal tersebut bukan berarti terjadi masalah dalam penyaluran program bantuan pemerintah kabupaten tersebut.

“Terkait RTLH kan keungannya dari Pemda, kecamatan hanya memonitoring dan menerima laporan,” ucapnya saat dikonfirmasi. Senin, (17/02)

Dari sembilan (9) desa yang berada di Kecamatan Cigombong, Basrowi mengaku hanya Desa Ciburayut yang belum melaporkan LPJ RTLH tersebut. Dirinya berharap, pemdes Ciburayut dapat segera melaporkan laporan tersebut kepada pihak kecamatan

“Kita tegur supaya segera menyelesaikan pajaknya, kita ingin semua segera selesai sesuai aturan,” pungkasnya. (Egi)