Cigombong, Pakuan pos – Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi penyebaran Covid -19. Salah satunya adalah himbauan untuk selalu menggunakan masker dan rajin cuci tangan.Tak terkecuali, Pemerintah kecamatan (Pemcam) Cigombong, Koramil 2123 dan Polsek Cijeruk, melaksanakan giat penegakkan disiplin memakai masker sebagai implementasi Perbup Bogor No.42 tahun 2020 tentang PSBB dan pra AKB. Rabu (29/07/2020).

Kegiatan diawali dengan Apel gabungan Forkopimcam Kecamatan Cigombong, dilanjutkan Operasi Penegakan Disiplin dan Sosialisasi penindakan penggunaan masker kepada pengguna jalan raya yang tidak menggunakan masker pada saat berkendara dan kepada warga masyarakat yang tidak menggunakan masker di tempat keramaian.

Dalam giat tersebut, dilakukan juga sangsi kepada yang tidak memakai masker, berupa sangsi sosial yang meliputi pengucapan Pancasila, membaca Surat Al Fatihah dan surat-surat pendek Al Quran. Sedangkan sanksi denda belum diberlakukan.

Plt Camat Cigombong, Asep Achadiat Sudrajat mengatakan kebiasaan baru untuk hidup lebih sehat harus terus menerus dilakukan di masyarakat dan setiap individu sehingga menjadi norma sosial dan norma individu baru dalam kehidupan sehari hari.

“Bila kebiasaan baru tidak dilakukan secara disiplin, atau hanya dilakukan oleh sekelompok orang, hal ini bisa menjadi ancaman wabah gelombang kedua. Kebiasaan lama yang sering dilakukan, seperti bersalaman, cipika-cipiki, cium tangan, berkerumun/ bergerombol, malas cuci tangan harus mulai ditinggalkan karena mendukung penularan Covid-19,” tegas Asep.

Lebih lanjut, Asep menegaskan kita dituntut untuk mampu mengadaptasi/ menyesuaikan kebiasaan baru dimanapun kita berada, seperti di rumah, di kantor, di sekolah, di tempat ibadah, dan juga di tempat-tempat umum, seperti terminal, pasar, dan mall. Diharapkan dengan seringnya menerapkan kebiasaan baru dimanapun, semakin mudah dan cepat menjadi norma individu dan norma masyarakat.

“Dengan demikian, kita bisa bekerja, belajar, beribadah dan beraktivitas lainnya dengan aman, sehat dan produktif. Adaptasi kebiasaan baru yang dimaksud adalah; sering cuci tangan pakai sabun, memakai masker, jaga jarak, istirahat cukup dan rajin olahraga
Serta makan makanan bergizi seimbang” jelasnya.

Senada, Danramil 2123 Mayor Infanteri Suparno, menyampaikan pesan yang disampaikan Plt. Camat merupakan kunci yang perlu dilakukan secara disiplin, baik secara individu maupun kolektif agar tujuan yang dimaksud dapat tercapai.

“Diharapkan aparatur pemerintah baik ASN, TNI, maupun POLRI harus menjadi pelopor adaptasi kebiasaan baru,” tutupnya. (Abdan).