Sukabumi, Pakuan pos – satu dari dua orang pelaku pencuri handphone ditangkap warga di kampung cirangkong RT 017/007 desa makasari, kecamatan kalapanunggal kabupaten Sukabumi Jawa barat. Kamis, (18/6/2020) pagi sekitar pukul 02.40 WIB.

Menurut Ridwan, salah satu warga yang melihat kejadian itu, dua orang pelaku berboncengan menggunakan motor Yamaha matic X-Ride warna hitam, satu orang terlihat masuk ke sebuah pom mini yang dijaga oleh Obet.

Melihat sang penjaga sedang lengah, salah satu pelaku yang dibonceng turun dengan berpura-pura layaknya orang yang mau mengisi bensin. Saat itu pula, pelaku mengambil dua buah handphone yang ada disamping Obet.

“Pelakunya dua orang, yang satu turun yang satunya lagi di motor,” kata Ridwan.

Setelah itu, si pelaku langsung kabur ke arah Cisarua dengan membawa hasil curian, dua buah handphone milik Ipan dan Obet. “Saya langsung ngasih tau Obet,” ucapnya.

Sadar telah terjadi aksi pencurian, Ridwan langsung menghampiri warga yang kebetulan sedang menjalankan tugas ronda, dan memberitahukan kejadian. Saat itu pula, dirinya langsung mencari motor Untuk mengejar para pelakunya.

“Saya langsung nyari motor dan mengajak warga yang kebetulan lagi ronda langsung berboncengan bertiga mengejar,” ujarnya.

Tidak hanya dirinya, selang beberapa menit kemudian warga yang lain pun menyusul ikut mengejar dengan menggunakan motor dan berboncengan. Tidak jauh dari jembatan Cisarua, aksi kejar-kejaran pun terjadi, walhasil si pelaku terkepung, dan berhasil ditangkap.

“Karena sudah terkepung, dibantu warga sekitar pelaku berhasil ditangkap,” katanya.

Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa warga sekitar, karena tidak mengakui perbuatannya. Sementara, pelaku yang satunya lagi berhasil lolos dari kejaran, dan melemparkan barang bukti ke semak-semak.

“Pelaku yang satu lagi kabur barang buktinya dilempar ke semak-semak,” terang Ridwan.

Tidak ingin menyita waktu berlama-lama, Ridwan, Obet, ipan dan warga yang ikut mengejar langsung membawa pelaku ke tempat yang tidak jauh dari TKP, dan menginterogasinya.

“Dari pengakuan pelaku, ngakunya orang Cicadas kabandungan,” ujar salah satu warga yang ikut menginterogasinya.

Berhasil ditangkap, sejumlah warga geram dan sempat mengeroyoknya. Beruntung salah satu tokoh setempat, Teteng, menenangkan warga lainnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek kalapanunggal, dan membawa pelakunya.

Tidak lama berselang, petugas dari Polsek kalapanunggal datang dan membawa unit motor si pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek kalapanunggal, dan identitas pelaku belum diketahui.

“Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran buat si pelaku dan jera,” pungkas warga. (ADj)