Cijeruk, Pakuan Pos – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi tahun anggaran 2021, Petani Pemakai Air (P3A) atau gabungan Perkumpulan Petani pemakai Air (gP3a) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) selaku penerima P3-TGAI untuk perbaikan jaringan
irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi, atau peningkatan jaringan irigasi yang dikerjakan secara swakelola di Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk sudah mencapai 50 persen.

Hal itu dinyatakan oleh Didit, Ketua P3A Cipelang, saat dijumpai di lokasi kegiatan di Kampung Cipelang, Sabtu (17/04/2021) siang. Didit menargetkan, jika tidak ada kendala, pekerjaan yang tengah dikelolanya akan rampung dalam waktu 15 hari.

“Pekerjaan sudah berjalan selama tujuh hari. Jika dipersentase itu sekitar lima puluh persen. Volume pekerjaan sesuai gambar bestek dari balai total panjangnya sekitar empat ratus sepuluh senti meter, kedalaman pondasi empat puluh senti, dari permukaan pondasi itu lima puluh senti dan lebar permukaan tiga puluh senti meter. Salah satu kondisi di lapangan yang sangat krusial ada satu titik yang panjangnya mencapai enam koma lima meter dengan ketinggian mencapai tiga meter”, jelas Didit.

Kendala lain yang dihadapi selain curah hujan yang cukup tinggi saat ini, lanjut Didit, yakni jarak angkut bahan material ke lokasi pekerjaan. Yang mengakibatkan lambatnya suplai bahan material dan bertambahnya biaya untuk pengangkutan.

“Secara umum pekerjaan kami berjalan lancar. Adapun kendala – kendala yang ada kami anggap masih sebatas wajar dan bisa kami tangani”, tandasnya.

Didit berharap kepada pihak Balai Sumber Daya Air dalam menggelontorkan program harus mempersiapkan segala sesuatunya, seperti papan informasi kegiatan yang lambat dikirim sehingga sempat membuat repot pelaksana di lapangan. (Raden)