Cicurug, Pakuan pos – Banjir bandang yang meluluhlantakan sebagian besar wilayah Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/9), menyisakan duka serta trauma mendalam bagi para korban. Kondisi ini memicu kepedulian sosial dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya, dari jajaran keluarga besar Pemerintah Desa Kuta Jaya yang terjun langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan moral dan material kepada para korban bencana, Sabtu (26/09). Kegiatan sosial itu diprakarsai oleh Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kuta Jaya Hj Erni Ernawati yang juga disuport oleh Kepala Desa H Ujang Royani.

“Alhamdulillah, meski dalam waktu yang singkat, yakni selama dua hari kebelakang, tepatnya pada kamis sore, saya bertanya kepada para kader pkk desa kuta jaya yang terdiri dari empat kelompok kerja dengan dua puluh posyandu, apakah akan memberikan bantuan kepada warga korban bencana banjir bandang di desa tetangga kami yakni desa pasawahan. Dengan bangga dan terharu ternyata pertanyaan saya itu direspon positif oleh para kader posyandu. Jadi di tiap rt itu kami ada satu orang kader yang menjadi koordinator dalam menghimbun berbagai bentuk bantuan dari masyarakat di wilayahnya masing – masing. Hari jum’at mereka langsung bergerak dan alhamdulillah hasilnya sangat luar biasa. Ada yang dapat menghimpun sumbangan dalam bentuk uang mulai dari satu juta sampai dua juta lebih per wilayah”, jelas Hajah Erni.

Lebihlanjut Erni mengatakan, berkat tingginya kepedulian masyarakat Kuta Jaya, dalam tempo dua hari saja hasil sumbangan yang terhimpun mencapai sepuluh juta rupiah lebih. Kemudian karena uang tersebut merupakan sebuah amanah yang harus langsung disampaikan kepada yang berhak, lanjut Erni, maka uang itu dibelanjakanya langsung untuk membeli sekitar dua puluh item barang sesuai kebutuhan yang sangat diperlukan oleh para korban bencana. Menurutnya, bantuan yang disalurkan oleh pihaknya itu menyusul bantuan – bantuan lain yang diberikan oleh beberapa komunitas warga Kuta Jaya lainya ke posko – posko di lokasi bencana.

“Bantuan yang kami berikan diantaranya sembako, seperti mie instan, peralatan sholat, selimut, handuk dan lainya. Bahkan ada juga donatur yang menitipkan uang tunai kepada saya untukndiaerahkan langsung kepada korban”, tandasnya.

Hajah Erni yang didampingi oleh suaminya selaku kepala desa, para kader PKK, mandor (kadus – red) rw 3 dan 5, serta perangkat desa lainya, mengajak kepada seluruh masyarakat lain khususnya yang memiliki kepedulian sosial agar segera mengulurkan tangan untuk meringankan beban para korban bencana.

Dalam kesempatan itu, usai menyerahkan bantuan, Ketua Tim Penggerak PKK, Kepala Desa serta rombongan mengunjungi para korban untuk memberikan bantuan penguatan moral dalam menghadapi musibah yang dideritanya.

Sebagai tambahan informasi, bencana banjir bandang terjadi pada senin (21/9) sekitar pukul 15.00 wib saat hujan deras mengguyur. Pemicu bencana diduga akibat ulah oknum manusia yang melakukan pembalakan liar di atas Gunung Salak demi kepentingan pribadinya, tanpa mempertimbangkan Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) sebelum melaksanakan aktifitasnya. Dugaan itu diperkuat oleh fakta bahwa pusat longsoran terjadi di bahu gunung sekitar area Batu Tapak yang tampak jelas terlihat gundul tanpa pepohonan. Berdasarkan informasi, dampak bencana terparah berada di wilayah Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Selain memporak porandakan pemukiman dan sejumlah sarana infrastruktur, juga mebimbulkan korban jiwa sebanyak tiga orang. Dampak lain bencana itu pun melanda wilayah Kampung Palalangon, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong. (R. Benz)