Cijeruk, Pakuan pos – Peduli terhadap kondisi fasilitas infrastruktur jalan yang rusak akibat dampak mobilisasi armada truk pengangkut bahan material serta alat berat milik perusahaan penyedia jasa kontruksi proyek double track di wilayahnya, “Organisasi Masa Bersatu” yang terdiri dari Ormas BBRP, Pemuda Pancasila, LMP, mendatangi kantor Desa Cibalung untuk menyikapi bersama dengan pemerintah desa.

Dalam pertemuan itu, Dudin Idul Fitri yang mewakili ormas Cibalung bersatu menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan pihaknya kepada sekdes Cibalung Saeful, terkait keprihatinan pihaknya terhadap infrastruktur jalan yang terdampak oleh aktifitas armada proyek Double Track PT KAI.

Menurut Dudin, berdasarkan pantauanya di lapangan, armada truk pengangkut bahan material yang melintas di jalan aset desa dominan melebihi batas tonase. Kondisi itu berakibat pada percepatan kerusakan kontruksi jalan. Hal itu menurutnya perlu segera disikapi dengan tegas oleh pemerintah desa bersama ormas Cibalung Bersatu. Terkebih, selama proyek berjalan, tidak ada kontribusi apapun yang diberikan pelaksana proyek kepada pemerintah desa.

“Kedatangan kami ke desa ini berangkat dari kepedulian kami sebagai warga desa cibalung terhadap kondisi jalan desa sebagai aset kami yang terdampak oleh aktifitas armada pengangkut bahan material yang melebihi batas hingga ruas jalan desa di beberapa titik rusak. Apalagi selama ini tidak ada kontribusi apapun dari pihak proyek kepada pemerintah desa. Menyikapi hal itu, maka mulai hari ini kami akan menerapkan batas maksimal kepada setiap armada truk pengakut bahan material yang akan masuk ke proyek double track, yakni lima ton. Tujuanya, untuk meminimalisir kerusakan jalan desa kami”, tegas Dudin.

Selain itu, lanjut Dudin, pihak proyek juga harus konsekuen terhadap kesepakatan atas pemberian kompensasi kepada pemerintah desa serta masyarakat.

Menyambut inisiatif dari ormas Cibalung Bersatu, Saeful selaku sekdes Cibalung memberikan apresiasi. Menurutnya hal itu memang sangat perlu segera disikapi serius, karena selama ini pihak proyek kurang komunikatif dengan pihak desa.

“Sebelumnya memang ada kesepakatan antara pihak proyek dengan pemerintah desa. Tapi pada kenyataanya sampai hari ini kami tidak pernah menerima laporan apapun terkait jalanya proyek. Apalagi kontribusi. Dengan kehadiran ormas cibalung bersatu ini kami sebagai pemerintah desa menghaturkan banyak terimakasih atas kepedulianya terhadap aset masyarakat”, tandasnya. (R. Bhenz)