Cirebon, Pakuan pos – Pasca berpulangnya Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat, putra mahkota PRA Luqman Zulkaedin menggantikan sang ayah sebagai sultan sepuh. Namun, prosesi adat yang memastikan tahtanya menanti masa berkabung lewat.

Adik kandung sekaligus Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan Cirebon, Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat memastikan, turunan tahta dari Sultan Arief kepada Luqman sesuai tradisi.

“Sesuai tradisi, (tahta) turun kepada putra mahkota atau anak laki-laki pertama. Kalau anak pertama tidak bisa, ke anak ke-2, tetap dari garis laki-laki dan otomatis menggantikan (sultan sepuh),” ungkapnya, Rabu (22/7/2020).

Luqman Zulkaedin sendiri diketahui merupakan putra ke-2 dari 4 anak Sultan Sepuh PRA Arief Natadiningrat dengan permaisuri, Raden Ayu Isye Natadingrat. Putra pertama disebutnya tak memungkinkan menggantikan sang ayah, sehingga tahta jatuh kepada putra ke-2.

Luqman disebutnya telah disiapkan menggantikan sang ayah jauh sebelum Sultan Sepuh meninggal dunia. Gelar PRA atas Luqman telah dianugerahkan Sultan Sepuh Arief sebelum beliau berangkat ibadah haji sekitar tahun lalu.

Luqman sebelumnya bergelar Pangeran Raja (PR). Namun, prosesi adat kenaikan tahta baru akan dilakukan beberapa waktu ke depan.

“Prosesi adat nanti setelah 40 hari meninggal dunianya sultan sepuh,” ujarnya.

Selain sang istri, sultan sepuh meninggalkan 4 anak, masing-masing Pangeran Raja Arief Rachmanudin, PRA Luqman Zulkaedin, Ratu Raja Siti Fatimah Nurhayani, dan Pangeran Raja Muhamad Nusantara.