Cirebon, Pakuan pos – Diawali dengan batu bleneng yang ada dipinggir jalan tol cipali, tepatnya dikilometer 182. Lokasi Batu tersebut masuk dalam desa Walahar, kecamatan Gempol Cirebon. Batu tersebut berada di sebuah bukit yang bernama bukit salam, yang dipapras untuk dijadikan jalan tol.

Batu bleneng nampak berdiri kokoh diantara beberapa pepohonan dan semen jalan tol disekelilingnya. Banyak yang bertanya-tanya, mengapa batu tersebut masih ada disana dan tidak dihancurkan.

Menurut warga setempat, batu setinggi 2 meter tersebut sulit dipindahkan bahkan ada semacam hal mistis menyelimuti batu itu. Kabar yang beredar, sebenarnya batu bleneng hendak dipindahkan saat pembangunan jalan tol, namun tak pernah berhasil.

“Pas pembangunan tol pernah mau dipindahkan, tapi tidak berhasil,” kata Supono (52) Minggu, (28/7/2019).

Setelah itu warga percaya jika batu itu dipindahkan maka akan muncul musibah. Adapula yang mengatakan bahwa batu bleneng merupakan peninggalan orang jaman dahulu yang sengaja diletakan disana agar menutup mata air yang bisa membuat banjir kawasan disana.

“Ada juga Warga yang meyakini bahwa batu bleneng itu adalah tempat bersemedi pada jaman dahulu,” ujarnya.