Pamijahan, Pakuan pos – Pembetukan Daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat (Bobar) kini tengah hamil tua. Semua elemen masyarakat dan pemerintah sedang mempersiapkan kelahirannya. Salah satu giat yang dilaksanakan adalah menjalin silaturrahim antar penggagas dan anggota DPRD Komisi I yang membidangi pembetukan DOB,di Padepokan kijalu, kecamatan Pamijahan Bogor. Sabtu (18/7/2020).

Dikesempatan tersebut, salah seorang Tokoh penggagas pembentukan DOB Bobar, Lulu Azhari Lucky yang akrab disapa Ki jalu mengutarakan, acara itu sebagai Silaturrahim dan diskusi untuk pengerak Bobar dan komponen masyarakat. Dia juga menyampaikan bahwa mekanisme sudah selesai, karena pemerintah kabupaten induk sudah memparipurnakan untuk 2020 anggaran untuk persiapan pembetukan kabupaten Bogor Barat.

“Siaturahim dengan anggota pansus ini atas usulan Gubernur Jawa Barat, menindak lanjuti surat dari kementrian, karena surat gubernur itu tidak ‘Ujug -ujug’ ada, kalau tidak ada dasarnya,” ungkap Ki Jalu.

Namun. Sambungnya, meskipun semua mekanisme sudah ditempuh, sangat disayangkan jika sampai kini belum ada Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan pembangunan Bobar. Padahal menurutnya, biaya untuk pembuatan hal tersebut tidaklah mahal.

“Yang jadi problem adalah DED atau perencanaan belum ada,padahal seharusnya buatkan dulu perencanaan itu. Bagaimana mau melaksanakan pembangunan perencanaannya saja belum ada,” tegas dia.

Menanggapi hal tersebut,anggota Pansus DOB, DPRD provinsi Jawa Barat Ruhyat Nugraha, menyampaikan akan terus mensupport agar pembentukan Kabupaten Bogor Barat segera terlaksana, diharapkan tidak ada lagi riak -riak atau dualisme tentang pembentukan DOB tersebut. dia juga mengharapkan agar Bupati Bogor mensupport untuk pelaksanaan persiapannya.

“Awal bulan agustus akan ada peninjauan dan akhir agustus bisa selesai pada paripurna. Diharapkan peran serta seluruh masyarakat dengan bergotong rotong, jangan sampai jadi ganjalan. Mohon doanya kepada semua agar bisa menjalankan amanah pemekaran Bogor Barat,” tutup Ruhyat. (Abdan)