Milangkala Purwakarta ke 187, Tiga Dalang Edan ‘ Hipnotis ‘ Penonton

0
685

Purwakarta, News Warta Publik – Apa jadinya kalau tiga dalang wayang golek disatukan dalam satu panggung dan satu cerita. Bukan hanya dari masyarakat awam, masyarakat pecinta seni wayang golekpun akan dibuat bertanya-tanya dan dibuat penasaran datang untuk menyaksikan pergelaran Wayang Golek ‚ÄúPagelaran Tilu Dalang Edan”. Jumat, (10/8/2018) malam.

Apalagi dalang yang tampil merupakan tiga dalang wayang golek dari tiga aliran dan gaya yang berbeda. Ketiganya adalah, Dalang H Dadan Sunandar Sunarya lingkung seni Putra Giri Harja 3, Yogaswara Sunandar Sunarya Giri Harja 3 Putra, dan Dalang Yudistira Manunggal Rahmaning Hurip Dangiang Kahuripan Purwakarta.

“Bagus dan spektakuler kalau bisa disetiap daerah diadakan pagelaran seperti ini, dalang favorit kidalang Dadan SS dan kidalang Yogaswara,” kata penggemar wayang golek asal Tasik kepada news warta publik yang mengaku sengaja datang menggunakan bus.

Festival budaya yang dihelat oleh bidang pariwisata dan kebudayaan, Disporaparbud kabupaten Purwakarta itu mengambil tempat di taman pasanggrahan Padjadjaran Purwakarta Jawa barat. Acara tersebut dalam rangka milangkala atau ulang tahun Purwakarta yang ke 187 tahun.

Lakon yang dibawakan oleh ketiga dalang tersebut yaitu ‘Jaya Tigasan’ yang dimulai mulai pada pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai, sebelumnya acara dibuka oleh tarian.

Ditempat yang sama, Yudas dan Ririn penggemar wayang golek dari Bandung lebih senang pagelaran itu dalang tunggal. Meski begitu, dirinya antusias dalam setiap kesempatan tetap semangat mendukung seni budaya khususnya kesenian wayang golek.

“Untuk dalang Yudistira kedepan semoga lebih maju lagi dan buat kabupaten Purwakarta semakin maju berkembang serta sejahtera” ujarnya.

Ratusan tamu undangan tumpah ruah berbaur dengan masyarakat dari berbagai daerah. Bogor, Karawang, Bekasi, Indramayu, Sumedang, Garut, Subang, Bandung, Banten, Kuningan, Sukabumi dan daerah lainnya.

Ketiga dalang tidak hanya mempertontonkan kemampuan memainkan wayang golek, tetapi juga menunjukan karakter dan kekhasan mereka masing-masing.

“Luar biasa kidalang Dadan dan Yogaswara malam ini sampai lokasi penuh sesak,” pungkasnya.[ Red ]

 

Reporter by Hendrie Chandra.
News Warta Publik