Bogor, Pakuan pos – Istilah “samenan” sebagai suatu istilah untuk menunjuk pada pesta kenaikan kelas, bukan asli dari bahasa Sunda. Istilah tersebut diangkat dari bahasa Belanda. Dalam bahasa Belanda dikenal dengan kata “samen” yang artinya bersama. Karena pada pesta kenaikan kelas, semua guru dan orang tua serta seluruh murid “berkumpul bersama” mengikuti acara, maka dikenalah sebutan samen atau samenan.

Seperti Samen atau kenaikan kelas yang digelar di sekolah Diniyah Takmaliah Awaliah (DTA) Tarbiyyatul Falah Al Fahruroziyyah di Kampung Legok Nyenang Desa Pancawati Caringin Kabupaten Bogor, Minggu (28/4/2019) Kegiatan Samen yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB pagi sampai dengan selesai itu berlangsung meriah dan mendapat antusiasme warga setempat.

Sebelum kegiatan samen dimulai, para guru di Madrasah tersebut mengajak siswa-siswi nya untuk ikut karnaval bersama keliling wilayah setempat.

Manhalul Irfan S.Pdi Kepala Madrasah disekolah itu menjelaskan, mengenai sejarah berdirinya sekolah yaitu sejak tahun 1930. Jumlah siswa seluruhnya 350. Dia berpesan, Untuk alumni, jaga nama baik almamater, amalkan ilmu yang kalian ketahui serta berbaktilah pada orang tua dan guru.

“Untuk siswa, lanjutkan jejak langkah kakak kelas kalian, kelak kalian akan menjadi seperti mereka dalam hal mencapai kesuksesan,” pesan Manhalul Irfan.

Sebelumnya tadi pagi, sambung dia, sekolah mengadakan khaul kasepuhan Desa Pancawati. Untuk khaul sendiri waktunya lebih awal atau pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Dalam kegiatan samen atau kenaikan kelas siswa diwajibkan untuk tampil ngaleseng dilakukan oleh murid-murid satu persatu dimulai dari kelas satu sampai kelas enam tanpa menggunakan teks mereka dengan berani dan hapal menyampaikan pidato melalui dakwah dengan berbagai pesan yang disampaikan di hadapan yang hadir termasuk orang tuanya. Selain itu ditampilkan juga grup qasidah.

Kegiatan-kegiatan dalam acara samenan tentu bukan hanya pawai dan ngaleseng saja, masih banyak lagi kegiatan hiburan lainnya seperti, pupujian, tarian daerah, bernyanyi, qasidah, drama, Sastra, dan pentas seni lainnya.

Dia juga berpesan, betapa pentingnya pendidikan diniyyah dewasa ini, karena visi misi serta tujuan diniyyah secara global pada dasarnya terangkum sama, menjadi peserta didik yang berakhlakul karimah.

Samen juga membawa berkah tersendiri bagi pedagang musiman yang terlihat memadati halaman sekolah samping kanan dan kiri jalan Pancawati. Pedagang berbagai macam dagangan yang dijajakan sepanjang jalan pemandangan itu terlihat dari sore, hingga malam hari.