Bogor, Pakuan pos – Kebudayaan wayang golek merupakan salah satu seni tradisional yang sudah lama dikenal di tatar Pasundan. Tak heran, kalau masyarakatnya sangat fanatik dengan cerita ataupun para tokoh pewayangan.

Terlebih yang paling misteri sejak dahulu, konon pembawa cerita alias dalang dalam membawakan kisah perlu meminta izin kepada para karuhun atau leluhur.

Menurut ketua umum paguyuban Pecinta Wayang Golek (PWG) Bogor Raya. Andy Djava, banyak keunikan seni wayang golek yang perlu digali dan dilestarikan. Patut disyukuri pewaris dan pecinta wayang golek di masyarakat Sunda tidak hilang begitu saja.

‚ÄĚPara pecinta wayang golek saat ini sudah membentuk paguyubuan Pecinta Wayang Golek (PWG) Bogor Raya. Tujuannya tak lain untuk melestarikan warisan leluhur tersebut,” kata Andy Selasa, (16/7/2019).

Pembentukan PWG bukan tanpa alasan. Sambungnya, banyaknya pelaku seni wayang golek dan pecinta wayang golek, dirasa perlu mendirikan wadah bagi mereka. Kendati demikian, dirinya mengaku PWG Bogor raya belum lama didirikan.

Namun, tingginya antusias masyarakat membuat PWG diprediksi berkembang pesat dan menjadi rumah pagi para pencinta seni pewayangan.

“Mudah-mudahan hadirnya PWG menjadi rumah bagi para pelestari budaya, agar anak cucu kita tidak kehilangan jati dirinya. Dan jangan sampai budaya kita tergerus oleh budaya asing,” ujarnya.

Lanjut dia, semakin banyak komunitas budaya, apa pun nama dan bentuknya itu satu bukti kecintaan mereka terhadap seni itu sendiri. Khususnya Jawa barat itu kaya ragam budaya, umumnya Nusantara, itu harus menjadi kebanggaan bagi kita, budaya perekat persatuan dan kesatuan.

“NKRI harga mati, budaya jati diri,” pungkasnya. (Adila)