Bandung, Pakuan pos – Majelis Pencinta Sholawat (PESHO), berdiri sejak beberapa tahun lalu. Pesho tanpa huruf H dalam bahasa Sunda secara harfiah berarti benda tajam sejenis Pisau dalam bahasa Indonesia.

Majelis yang dalam syiarnya mengkolaborasikan syiar dengan kesenian tradisi Sunda Wayang Golek ini makin hari makin tajam dalam menyebarkan ‘virus’ Sholawat.

Selain itu, silaturahmi yang terus terjalin dan terjaga dengan para jamaah di sekitar komplek Giri Harja Endah, Jelekong Bandung, membuat kekompakan diantara jamaahnya makin terjaga.

“Filosofinya Pesho jika berada di tangan orang yang baik insyaallah sangat berguna”, kata KH. Dede Akbar Suryana. Jum’at, (27/12/2019).

Sampai dengan hari ini, jama’ah majelis Pencinta Sholawat yang berpusat di komplek pondok giri harja Endah Tersebut jamaahnya kian hari kian bertambah.

Jama’ah majelis pesho, tersebar diberbagai daerah. Seperti; Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Sumedang, Tasik Malaya dan daerah di Jawa barat lainnya.

“Alhamdulillah ini semua berkat adanya jalinan silaturahmi antar sesama jama’ah yang terus terjaga dan dijaga. Ini yang menjadikan pesho makin ‘tajam’ dalam bersyiar, dan menyebarkan ‘virus’ sholawat”, pungkasnya. (ADj)