Jakarta, Pakuan Pos – Lebih dari 300 pelajar dan guru SMA dan SMK di Jakarta mengikuti pelatihan teknologi informatika atau bidang IT yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMTI) Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan para pelajar dan guru pendamping dari SMAN 16 Jakarta Barat, SMAN 101 Jakarta Barat, dan SMK Muhammadiyah 9 Jakarta Selatan.

Para pelajar dan guru dilatih untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam penggunaan teknologi informatika selama masa belajar dari rumah secara daring, termasuk tantangan menggunakan internet secara aman.

“Di pelatihan tiga hari ini, secara umum anak-anak SMA mendapatkan materi tentang data science dan networking beserta prospek kerjanya ke depan. Tetapi kami juga melatih mereka gimana caranya berinternet lebih aman, praktek bajakan atau phising yang bisa merusak laptop, virus atau malware, karna banyak link-link berbahaya yang mungkin murid atau guru tidak tahu selama belajar dari rumah,” ujar Fauzan Syahlan selaku koordinator lapangan pada kegiatan pengabdian masyarakat HIMTI UMB Jakarta.

Fauzan menambahkan, kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat dari kampus untuk membagikan ilmu pengetahuan kepada para pelajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dan pada pengabdian masyarakat yang dilaksanakan kali ini bertema “Mengenal DR.IT Sebagai Solusi Dalam Menghadapi Permasalahan Era Digital”, dengan harapan memberikan pemahaman mengenai teknologi pada masa kini sekaligud membantu para pelajar dan guru dalam menangani permasalahan di bidang IT.

Kegiatan pelatihan IT yang juga berlangsung secara online melalui zoom meeting ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi baru berupa website yang dinamakan DR.IT sebagai hasil karya mahasiswa Teknik Informatika UMB Jakarta.

Ketua Panitia Pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat, Ardantriya Divensa, mengatakan DR.IT merupakan sebuah website yang bergerak pada bidang Teknologi yang dikhususkan untuk memperbaiki kendala yang terkait dengan perangkat lunak maupun perangkat keras pada komputer atau laptop.

“Kami segenap mahasiswa Teknik Informatika berharap dengan adanya pengabdian masyarakat ini, menawarkan hasil inovasi kami, juga membagikan ilmu dan pengalaman yang bisa membawa siswa-siswi untuk berkontribusi dalam berteknologi di negara kita tercinta “, kata Ardantriya Divensa, melalui pesan WA pada Selasa (10/08/2021).

Di Jakarta, hingga saat ini, kegiatan perkuliahan dan juga pelajaran di sekolah-sekolah masing berlangsung secara online akibat pandemi covid-19. Namun para mahasiswa dan juga pelajar diajak untuk tetap melakukan berbagai inovasi dalam mengatasi berbagai masalah selama masa pandemi. (Eky)