Bogor, Pakuan Pos – Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT Mandiri di beberapa desa mengeluh karena setiap bantuan turun saldo atmnya masih tetap kosong.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Bitungsari, Kecamatan Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Dimana pada setiap bantuan tersebut turun masih saja ada KPM yang saldo ATM nya kosong. Kondisi dikui Kasi Kesra Desa Bitungsari menjadi dilema besar bagi pemerintah desa. Pasalnya secara umum masyarakat tidak memahami bahwa kebijakan untuk bantuan itu bukan berasal dari desa.

“Hingga bantuan turun kali ini, masih ada 7 orang KPM di desa kami yang saldo ATMnya kosong sejak awal bantuan disalurkan oleh pemerintah. Sebagian lagi ada yang saldonya masuk tapi tidak sesuai dengan jumlah bantuan KPM lainya. jujur saja ini jadi dilema besar buat kami”, imbuh Kasi Kesra Desa Bitungsari Iwan (15/11/2021)

Iwan menyebutkan, jumlah KPM di desanya yang bantuanya turun kali ini sebanyak 451 KPM. Penyaluran bantuan didistribusikan melalui pengurus RT dan RW yang mengambil bantuan dalam bentuk bahan pokok itu ke kantor desa. Menurut dia, mekanisme penyaluran yang dilakukan pemerintahnya dengan sistem itu bertujuan untuk menghindari kerumunan massa di kantor desa, sesuai dengan anjuran pememerintah di masa PPKM kini.

“Harapan kami, pemerintah pusat melalui pihak terkait segera melakukan pembenahan sistem dalam penyaluran bansos BPNT Mandiri, agar tidak ada lagi KPM yang saldo ATMnya kosong. Tolong ringankan beban kami di desa dengan membenahi sistem yang ada”, pintanya. (Raden)