Cisarua, Pakuan pos – Para pecinta dan petani tanaman hias di kawasan Puncak, kini memiliki ajang untuk kompetisi. Kontes tanaman hias di Puncak sukses digelar.

Petani tanamah hias sekaligus penyelenggara kontes, Sunyoto mengatakan kegiatan ini masih dalam ruang lingkup Kabupaten Bogor. Ke depan, dia bersama para petani lainnya berencana menggelar Kontes Nasional tanaman hias yang di selenggarakan di kawasan Puncak.

“Ini merupakan kontes ketiga kalinya yang diselenggarakan di Puncak, dan ini akan terus berlangsung setiap bulannya,” ungkap Sunyoto, kepada wartawan. Jum’at, (14/8/2020).

Tujuan utama dari kontes ini. Sambungnya, yakni untuk memotivasi para petani muda tanaman hias, agar dapat mengembangkan budidaya tanaman hias. Selain itu, dirinya juga ingin mendorong semua desa dapat membentuk kelompok tani tanaman hias.

“Karena kami juga ingin menyelamati tanaman – tanaman yang ada di Puncak yang sekarang ini banyak diekspor, bagaiman petani di Puncak ini dapat membudidaya agar tidak habis,” paparnya.

Dalam kontes ini, selain mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Citeko, Kepala UPT Wilayah Ciawi dari Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor juga turut hadir memberikan materi mengenai berbagai aspek tanaman hias.

Di lokasi yang sama, Kepala UPT Distanhorbun Wilayah Ciawi, Teguh Iriyanto mengungkapkan, kontes ini merupakan embrio untuk pengembangan tanaman hias khususnya di wilayah Puncak.

“Karena selama ini sentra tanaman hias di Kabupaten Bogor itu terkonsentrasi di sekitar Gunung Sindur, Tamansari, Tajur Halang,” jelasnya.

Padahal, Teguh meneruskan, potensi tanaman hias di Puncak sangat besar hanya saja belum ada wadah yang dapat mengakomodir para petani tanaman hias.

Untuk itu, setelah kontes ini, pihaknya bakal mendorong terbentuknya wadah sehingga pemerintah melalui Distanhorbun dapat memfasilitasi untuk mendorong perkembangan tani khususnya pembudidaya tanaman hias di wilayah puncak.

“Kalau sudah terbentuk wadahnya, kami akan melakukan pendampingan dan pembinaan melalui kelompok tani,” tandasnya. (Abdan)