Bogor, Pakuan pos – Jembatan penghubung antar kampung yang kondisinya sudah rapuh di makan waktu nyaris roboh, di wilayah Wangun Sari RT 04/03, kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan. Kondisi itu sudah lama dikeluhkan warga. Namum, tidak mendapat tindakan baik dari pihak kelurahan setempat, pihak Kecamatan Bogor Selatan, maupun dari Pemkot Bogor. Minggu, (23/6/2019).

Saat dikonfirmasi kepada salah seorang warga, Rihat Riyanto sekaligus pendiri forum masyarakat komando bersatu, mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melaporkan kalau jembatan tersebut sudah rapuh dan dikhawatirkan akan ambruk.

“Karena jembatan ini sering digunakan warga untuk akses menyebrang jalan sehari-hari. Namun laporan tersebut seperti tidak mendapatkan respon dan tindakan yang nyata dari pihak pemerintahan setempat,” ujarnya.

Dan saat dimintai keterangan lebih lanjut kepada Dedi, penasehat FMKB ini mengatakan, melalui rapat dan musyawarah antar pendiri, pembina dan penasehat FMKB serta respon cepat dari para pengurus komando. Sepakat untuk membongkar dan membangun kembali jembatan kampung Wangun ini.

“Yang dikhawatirkan bisa roboh kapan saja, sehingga meminimalisir terjadinya korban saat melintasi jembatan penghubung tersebut,” tegasnya.

Selain itu. Lanjutnya, anggaran yang dikumpulkan melalui sumbangan dari para pengurus dan anggota forum masyarakat komando bersatu yang di bantu oleh warga dan RT setempat, secara bergotong royong akhirnya pada hari ini proses pembangunan jembatan Wangun dapat dilaksanakan.

Sementara sangat disayangkan, saat proses pembangunan ini tidak terlihat aparatur kelurahan dilokasi, yang terkesan tutup mata dengan kondisi warganya. Pendiri, pembina dan jajaran FMKB berharap lurah dan camat, maupun dinas kota Bogor terkait agar turun kelokasi dengan cepat, respon dan melakukan tindakan nyata kepada warga. (ADj/Red)