Bogor, Pakuan pos – Dibakarnya bendera PDI perjuangan oleh sejumlah oknum dalam aksi demontrasi menolak RUU HIP, mendapat kecaman dari ketua Relawan Perjuangan demokrasi (Repdem) Kabupaten Bogor, Fahreza Anwar.

Fahreza menyayangkan aksi demonstrasi yang diwarnai pembakaran bendera partai tersebut. Menurutnya, di negara indonesia, demokrasi selalu dijungjung tinggi dengan peran aktif masyarakat dalam mengkritisi kebijakan negara. Namun bukan berarti demonstrasi itu harus dengan cara mendiskreditkan suatu kelompok. Terlebih banyak oknum yang menfitnah bahwa PDI perjuangan adalah komunis atau penerus PKI.

“Seluruh anggota repdem kabupaten Bogor siap menunggu intruksi dari ketua umum PDI Perjuangan ibu Hj.Megawati Soekarnoputri,untuk bertindak,” katanya.

Dia juga menjabarkan, bahwa PDI perjuangan adalah partai yang sudah 2 kali berturut menjadi pemenang pemilu legislatif yakni tahun 2014 dan 2019, yang artinya PDI Perjuangan dipercaya oleh masyarakat indonesia untuk mewakilkan suara rakyat atau wong cilik di parlemen.

“PDI Perjuangan sudah 2 kali berturut – turut menang dalam pileg, itu berarti dipercaya oleh sebagian besar masyarakat Indonesia untuk mewakilkan suaranya di parlemen,” tutup dia. (Abdan)