Tangsel, Pakuan pos – Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rahayu Saraswati, mengadakan pertemuan dengan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tangsel, Gusri Effendi.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Bukit Pelayangan Resto, Jalan Cilenggang 1 Nomor 35, Cilenggang, Serpong, Tangsel itu, Gusri hadir sebagai pribadi berlatar belakang pengusaha yang menginginkan regulasi usaha pariwisata dan restoran di Tangsel mengalami perbaikan.

“Kami sebagai pengusaha berharap hadirnya Pak Muhamad (calon Wali Kota) dan Mpok Saras bisa memberi regulasi yang jauh lebih baik sehingga daya saing Tangsel lebih bagus, dan pertumbuhan bisnis kuliner dan pariwisatanya ke depan lebih maksimal,” kata Gusri kepada wartawan, Kamis (20/8/2020).

Menurutnya, pembangunan pariwisata Tangsel membutuhkan energi baru dan ide segar. Sebagai pengusaha yang selalu melihat prospek, Gusri menyatakan pasangan Haji Muhamad-Saraswati lebih menjanjikan masa depan yang baik bagi bisnis pariwisata di Tangsel.

“Kami berharap banyak. Kota yang akan maju itu adalah kota yang punya daya saing. Ditinjau dari beberapa sektor, seperti lingkungan, regulasi, dan infrastruktur,” tambah Gusri.

Dia mengungkapkan bahwa PHRI Tangsel berencana membuat forum diskusi yang formal dengan mengundang para paslon peserta Pilkada. Terkait itu, dirinya pribadi yakin pasangan Muhamad-Saraswati punya pandangan yang visioner.

“Satu (Muhamad) seorang mantan birokrat (Sekda Tangsel), itu penting ya agar birokrasi bisa tertata lebih baik. Yang satu lagi (Saraswati) punya pengalaman hidup yang cukup bisa melihat seantero dunia, lebih mau memberikan kelebihan yang ada di dirinya untuk kepentingan publik, yang saya lihat itu secara personal,” ungkap Gusri.

Dalam kesempatan sama, Saraswati mengatakan pertemuan dengan Ketua PHRI Tangsel itu lebih ke ajang silaturahmi sekalian untuk menjelaskan apa yang menjadi visi-misi Muhamad-Saraswati.

“Lebih memberikan masukan dan juga aspirasi. Aspirasi dan masukan tersebut kami tampung, bahwa memang ada ketimpangan sosial di Tangsel, ini yang mereka sampaikan. Mereka pun menyampaikan harapan perubahan,” ujar Anggota DPR RI 2014-2019 ini.

Aktivis muda anti-perdagangan orang ini mengakui bahwa pihaknya memang membutuhkan banyak masukan dari pelaku usaha pariwisata dan restoran terkait regulasi perpajakan dan lingkungan hidup.

“Jadi masukan itu yang kami butuhkan agar bisa memimpin sesuai dengan harapan masyarakat. Tim kami akan menggodok konsep sesuai masukan dunia usaha,” ucap ibu dari dua putra ini.

Sejauh ini, pasangan Muhamad-Saraswati mendapat dukungan dari 7 parpol untuk berlaga di Pilkada Tangsel, terdiri dari PDI Perjuangan, Gerindra, PAN, Hanura, Nasdem, Perindo, dan Garuda.

Muhamad-Saraswati memiliki visi-misi yang terkandung dalam akrostik TANGSEL yaitu Transparan, Akuntabel, Nyata pengabdiannya, Gotong royong, Sejahtera warganya, Elok kotanya dan Luhur budinya. (Yoga)