Jakarta, Pakuan pos – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerima donasi dari Tahir Foundation untuk penanganan dampak pandemi Covid-19. Bantuan diserahkan langsung oleh Aizirman Djusman, Advisor Tahir Foundation kepada Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdagri Muhammad Hudori di Gedung A Kemendagri, Jakarta, Kamis (16/4/20/2020).

“Ini sebenarnya sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan dari Tahir Foundation dalam hal ini dari Pak Jonathan Tahir. Keadaan bangsa kita, negara kita ini dalam usaha memerangi Covid-19, jadi Tahir Foundation pada hari ini menyerahkan tahap awal 400 multivitamin untuk menjaga ketahanan tubuh, serta 500 box masker, ini dalam kerangka tahap pertama,” kata Aizirman.

Untuk tahap kedua ke depannya, Tahir Foundation kembali akan menyerahkan bantuan berupa masker, alat perlindungan diri (APD), dan sejumlah voucher belanja atau sembako. “Sebenarnya [bantuan] ada 1.000 box masker, 1.000 box multivitamin dan juga APD 500, dan ditambah nanti ada dalam bentuk voucher sejumlah Rp 2 miliar,” terang dia.

Aizirman menyebutkan, untuk selanjutnya pihak Kemdagri yang akan mendistribusikan bantuan tersebut kepada pihak-pihak yang sangat membutuhkan atau yang berhak menerimanya. Sebelumnya, Tahir Foundation dan Mayapada Group menyumbang Rp 52 miliar untuk penanganan dampak Covid-19. Donasi ini disalurkan ke empat provinsi di Pulau Jawa, yakni sebesar Rp 22 miliar untuk DKI Jakarta, Jawa Barat mendapatkan sekitar Rp 10 miliar, Jawa Tengah sekitar Rp 10 miliar, dan Jawa Timur sekitar Rp 10 miliar.

Bantuan tersebut dalam bentuk tunai atau voucher belanja sebesar 70% , dan sisanya dalam bentuk alat-alat kesehatan berupa masker, infrared thermometer dan hand sanitizer, serta makanan dan minuman yang merupakan donasi dari Orang Tua Group.

Atas nama Kemendagri, Hudori mengucapkan terima kasih atas atensi yang diberikan oleh Tahir Foundation terhadap penanganan virus corona di tanah air. “Yang pertama, saya tentu atas nama Kemdagri, kami mengucapkan terima kasih atas sumbangan yang begitu banyak dari Tahir Foundation, walaupun tadi disampaikan ini baru tahap yang pertama, nanti akan ada tahap yang kedua. Sekali lagi, kami tentu terima kasih, apresiasi terhadap bantuan ini dan selanjutnya kami akan inventarisasi,” ujarnya.

Hudori menjelaskan, bantuan yang diberikan selanjutnya akan disalurkan terlebih dahulu kepada internal dan komponen di Kemdagri, terutama bagi yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19. “Misalnya untuk masker, saya kira buat di internal dulu. Nanti mungkin kelebihan bisa saja bagi pemerintah daerah yang membutuhkan. Sementara ini kita simpan dulu dan kita distribusi di komponen Kemdagri, terutama yang garda terdepan seperti pamdal kemudian tenaga kesehatan. Masing-masing komponen itu kan di Kemdagri ada tenaga kesehatan,” sebutnya. (Dadan)