Sukabumi, Pakuan pos – Kecamatan Cimanggu Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat. Dampak Pandemi Covid-19 tidak pandang bulu, semua terkena dampak baik langsung atau tidak langsung. Secara universal ketahanan pangan harus jadi solusi dalam masa seperti ini.

Kecamatan Cimanggu Kabupaten Sukabumi support warga masyarakatnya untuk gelorakan bertani, seperti warga masyarakat Desa Sukamaju diantaranya.

Menurut Abdul Naafi AR selaku Camat Cimanggu, pertanian dan perkebunan merupakan pondasi ketahanan pangan negara kita. Maka dari itu, kita harus terus Berinovasi, dan tingkatkan produktivitas dalam pertanian ini. Kreativitas dan inovatif dalam pertanian sungguh sangat diperlukan apalagi di masa Pandemi ini.

“Kami sangat mensupport terkait rencana warga Desa Sukamaju Kecamatan Cimanggu ini dalam upaya pembangunan waduk sebagai sumber irigasi dalam perkebunan dan pertanian tersebut,” kata Abdul Naafi AR Camat Cimanggu. Selasa, (11/8/2020).

Abdul Naafi AR, berharap, agar dunia pertanian diwilayah administratifnya terus di gelorakan agar menjadi pendongkrak ekonomi dan penyumbang PAD di Kabupaten Sukabumi ini.

“kami sangat berharap kegiatan pertanian bisa berjalan dengan baik bagi masyarakat di sepanjang tahun, supaya masyarakat sejahtera, kita harus bangga jadi petani, saat ini peran petani milenial sangat ditunggu untuk meberikan warna dan perubahan yang signifikan pada ketahanan pangan,” harapnya.

Lebih lanjut, Abdul Naafi AR, pun menjelaskan. Oleh karena itu, sebagai ikhtiar semua pihak, hal-hal tersebut supaya di tuangkan dalam proses perencanaan dari mulai tingkat dusun, tingkat desa & setelah di tingkat kecamatan kita akan sampaikan ke tingkat kabupaten.

“Kami akan sampaikan ke tingkat kabupaten, akan hal ini sesuai prosedur yang berlaku, sehingga apa yang menjadi kendala seperti kurangnya pasokan air semoga ada solusi nya, seperti pembangunan waduk sebagai sumber irigasi untuk memaksimalkan pertanian warga Desa Sukamaju ini, do’a dan support nya saja dari semua pihak” jelasnya.

Abdul Naafi AR Juga berpesan, kepada semua elemen masyarakat di wilayahnya, agar kita selalu memaksimalkan potensi yang ada di desa masing-masing, dari desa kita genggam dunia.

“Kita harus bangga jadi petani, dari desa kita genggam dunia, ketahanan pangan harus kokoh dan kuat di seluruh desa,” pungkasnya. (Deva)