Pekanbaru, Pakuan pos – Perayaan Natal Oikumene Wartawan dan Insan Pers Provinsi Riau, berlangsung hikmat dan penuh suka cita, Kamis (26/12) malam. Hotel Furaya menjadi saksi suksesnya acara yang dihadiri seribuan massa tersebut.

Suasana hikmat dan penuh suka cita tersebut kian terasa, saat dimulai dari penyalaan lilin yang dilakukan secara bersama oleh para penasehat, Ketua Panitia Natal, Binmas Kristen Kementerian Agama Kanwil Riau, Pendeta Lamhot Silalahi STh dan Votum acara yang dipandu oleh Bambang Wibisono SMis dari Gereja Missi Injili Indonesia (GMII) Pekanbaru.

Usai penyalaan lilin, kemudian dilakukan persembahan lagu koor atau vokal grup dari Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Palapa Pekanbaru dan kemudian dilanjutkan oleh dengan Liturgi atau penyampaikan firman tuhan yang disampaikan oleh para Penasehat Acara Perayaaan Natal Oikumene Wartawan dan Insan Pers, Ketua Panitia dan Sekretaris Panitia dan lainnya.

Tak pelak, penampilan lagu Solo Pujian juga dibawakan oleh remaja muda berbakat Cindy Boru Bakara dan Iva Nia Boru Sinaga secara bergiliran di dalam sesi acara tersebut. Keduanya mampu memukau hadirin lewat suara merdu nya.

Selanjutnya, dalam tatib acara juga dilakukan pembacaan liturgi dari masing-masing peserta yang sudah ditunjuk oleh seksi acara, nyayian koor lagu pujian yang dibawakan dari berbagai perwakilan Gereja dan STM yang ada di Pekanbaru dan sekitarnya, hingga penyampaian renungan Natal yang disampaikan Pdt Lamhot Silalahi STh dan doa penutup acara.

Tak lama kemudian, acara dilanjutkan dengan perayaan umum dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Riau, seperti Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danlanud RSN Marsma TNI Ronny Irianto Moningka dan Kasi Ops Korem 031/WB Kolonel Inf Patar Sitorus.

Pada kesempatan itu, hadir juga Kepala Dinas Damkar Kota Pekanbaru Burhan Gurning, tokoh masyarakat Riau, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Gubernur Riau yang dibacakan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya Indra Rasyid Gubernur Riau H Syamsuar menyampaikan permohonan maafnya, karena tidak bisa dapat hadir lantaran ada kesibukan dalam acara yang tidak bisa diwakilkan di tempat lain.

Meski begitu lanjut Sekdaprov Riau, melalui sambutan itu Gubernur Riau H Syamsuar terlebih dahulu menyampaikan Selamat Hari Natal tahun 2019 dan menyambut Tahun Baru 2020 kepada para Wartawan dan Insan Pers Provinsi Riau, yang merayakan Natal saat itu.

Dalam pidatonya, ia menyebut, wartawan Indonesia merupakan miniatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, kerukunan antar umat beragama terutama di lingkup media di Provinsi Riau, sangat penting dalam menunjang keberhasilan karya jurnalistik menuju Riau maju dan beriman.

Menurut Gubri, keberadaan media atau pers saat ini dituntut harus mengikuti perkembangan jaman dan berperan penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan berbangsa.

Selain itu, harus tetap menjalankan fungsinya sebagai alat kontrol sosial dan penyedia informasi.

Ia juga mengatakan kolaborasi media dan pemerintah juga sangat diperlukan, karena media memiliki peran strategis terutama fungsi kontrol sebagai pengawasan pelayan publik, edukasi, hingga mencari solusi untuk mengatasi persolan yang dihadapi.

‘’Media juga memiliki peran strategis untuk mengisi pembangunan, karena itu media atau pers harus bergandengan tangan dengan pemerintah, untuk menyelesaikan berbagai persoalan,’’ ungkap Yan Prana dalam sambutan Gubernur Riau.

Ketua Panitia Natal Kornel Panggabean mengatakan Perayaan Natal Oikumene Wartawan dan Insan Pers, adalah kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan para wartawan dan insan pers di Provinsi Riau dalam menyambut kelahiran Yesus Kristus Sang Juru Selamat.

Perayaan Natal itu diharapkan para wartawan dan insan pers di Riau dapat memetik hikmah dari nilai-nilai kehidupan Nabi Isa sebagai pembawa damai ke muka bumi.

Adapun Perayaan Natal Oikumene malam ini mengambil tema “Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang”, dengan subtema Melalui Perayaan Natal Wartawan dan Insan Pers, Kita Tingkatkan Rasa Persaudaraan dan Toleransi dalam Membangun Riau.

Menurut Kornel, satu hal penting yang perlu menjadi perhatian wartawan dan insan pers di Riau, bahwa saat ini wartawan berada di era revolusi Industri 4.0, di mana segala sendi kehidupan ke depan sangat terkait dengan internet. Kehadiran internet ini akan mengubah semua aspek kehidupan, tata kerja dan hubungan sosial.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi yang didaulat memberi sambutan singkat dan padat, menyampaikan perayaan natal tahun ini berjalan aman dan kondusif. Ia berharap situasi ini terus dapat dijaga bersama.

Kapolda juga menyebut tema ‘Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang’, merupakan hal yang strategis dalam membangun kerukunan dan toleransi di Riau yang penduduknya sangat heterogen.

‘’Dengan Pancasila sebagai ideologi negara dan Bhineka Tunggal Ika saya pikir sudah selesai, tak perlu lagi diperdebatkan. Oleh karenanya mari bersama sama kita jaga dan kita bangun Riau ini dalam bingkai NKRI yang harmoni,’’ ucap Kapolda.

Ia menambahkan, di era teknologi informasi saat ini, para wartawan mesti lebih mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi ke publik. Apalagi dewasa in berita berita bohong marak bersileweran di jagat media sosial.

‘’Di sinilah peran kawan-kawan wartawan khususnya umat Kristiani bersama dengan seluruh pihak terkait agar melawan hoaks yang dapat merugikan kita semua,’’ ajak Kapolda. (Oce Satria)