Jakarta, Pakuan Pos – Untuk mewujudkan rasa syukur kepada Allah SWT, pimpinan dan jajaran Badan Diklat Kejaksaan RI menggelar syukuran dan doa atas dimulainya pengerjaan renovasi Masjid Al-Hukama yang terletak di dalam komplek Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kejaksaan RI, Tony Spontana, saat meresmikan dimulainya persiapan pengerjaan renovasi Masjid Al-Hukama yang dirangkai dengan acara syukuran dan doa bersama, mengajak seluruh jamaah untuk memakmurkan masjid ini dengan niat yang suci dan ikhlas.

“Masjid adalah Baitullah, yang berarti Rumah Allah, oleh karena itu barang siapa yang membangun masjid, niscaya saya tidak bisa membayangkan seberapa besar balasan pahala yang akan dilimpahkan Allah pada kita sekalian,” ujar Kabadiklat Tony Spontana saat menyampaikan sambutan tanpa teks di hadapan para jamaah dan undangan yang hadir.

“Jika niatan itu adalah niat yang suci dan ikhlas dari dalam hati kita, maka rencana pembiayaan renovasi sebesar 4 milyar itu tidak akan ada artinya bagi kita, jika kita ikhlas dan bagi yang beriman tentu meyakini bahwa ini adalah ladang pahala yang luas, yang tidak bisa kita bayangkan seperti apa kelak balasan yang akan kita terima di akhirat nanti,” kata Tony.

Kabadiklat Tony Spontana mengungkapkan pertimbangan utama renovasi Masjid Al-Hukama ini adalah untuk memperluas kapasitas jamaah, karena saat ini sudah tidak mampu menampung jamaah yang semakin banyak. Kita dapati bahwa pada pelaksanaan ibadah baik shalat fardhu, shalat jumat, dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya, dirasakan kurangnya daya tampung masjid. ‘”Apalagi di masa pandemi ini kita melihat bahwa jamaah shalat jumat sampai meluber ke jalanan, sementara kita memiliki kesempatan dan kemampuan untuk memperluas masjid ini,” ujarnya.

“Oleh karena itu, dengan asumsi renovasi ini akan meningkatkan 150% kapasitas masjid, maka kelak insyaallah akan mampu menampung 2.500 orang jamaah, sekaligus akan menambah kenyamanan dan kekhusukan jamaah yang beribadah” bebernya.

“Yang juga tidak kalah penting adalah, saya mengajak kepada warga Badiklat khususnya, agar ketika melaksanakan pekerjaan dan urusan dunia lainnya, hendaklah selalu mengingat pula urusan-urusan akhirat kita. Ketika kita melaksanakan pekerjaan di gedung sebelah sana, janganlah lupa selalu berpaling ke sini (ke masjid), ke tempat yang paling mustajab, afdol dikabulkannya doa-doa kita”, terangnya.

Sebaliknya ketika memikirkan urusan akhirat di tempat ini, ia juga minta jangan lupa bahwa masih ada kewajiban tugas melaksanakan urusan keduniaan, yang juga bisa bernilai ibadah.

“Saya ingin kita semua mampu menciptakan keseimbangan antara kebutuhan jasmani atau urusan dunia kita, dengan kebutuhan batiniah, spiritual kita di urusan akhirat dengan beribadah di masjid. Mudah-mudahan niatan kita ini dirahmati dan mendapat ridho dari Allah SWT,” kata Tony seraya diaminkan oleh para jamaah yang hadir.

Kemudian Kabadiklat mengucapkan bismillah, pada hari ini, Kamis (3/6/2021) persiapan pelaksanaan pengerjaan renovasi pembangunan masjid dimulai.

“Pada hari ini secara resmi saya memulai persiapan pelaksanaan pengerjaan renovasi Masjid Al-Hukama dan insyaallah peletakan batu pertamanya, saya akan mohon nantinya Bapak Jaksa Agung berkenan meresmikannya, pada bulan Juli” ujarnya.

Tony mengharapkab di hadapan jamaah bahwa sudah terbentang kesempatan beribadah, mengabdikan diri kepada Allah SWT melalui sedekah untuk membiayai renovasi masjid. Silakan, saya menghimbau kita semua untuk berdonasi menyisihkan rizki kita untuk kemakmuran masjid kita bersama,” terangnya.

“Saya sangat bangga melihat rencana masjid kita kedepan, saya melihat gambar proyeknya, subhanallah sangat megah,” sambung Tony seraya mengucap syukur.

Selanjutnya, Tony menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang sudah menafkahkan atau menyisihkan rezekinya untuk mengawali pembiayaan renovasi, masjid ini.
“Saya ucapkan terima kasih. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala dan rezeki yang berlipat ganda bagi bapak/ibu sekalian. Dan bagi yang belum, kami persilakan untuk kita bersama-sama memakmurkan masjid ini,” pungkasnya.

Kemudian Kabadiklat didampingi Sekretaris Badan Diklat Jaya Kesuma, Kapus Diklat Teknis dan Fungsional Yudi Sutoto dan Kapusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Andi Iqbal melakukan pemotongan tumpeng dilanjutkan dengan pemotongan besi sebagai simbol dimulainya persiapan renovasi pembangunan Masjid Al-Hukama.

Dalam kesempatan ini Kabadiklat juga meninjau dan mengamati gambar denah masjid Al- Hukama yang baru.

Sebelumnya Ketua panitia pembangunan dan renovasi Masjid Al-Hukama, Andrizal, dalam laporannya menyampaikan kegiatan syukuran dan doa persiapan dimulainya pengerjaan renovasi masjid menjadi dua lantai ini dibiayai secara swakelola, dengan biaya kurang lebih Rp. 4, 67 milyar, yang akan dapat menampung 2500 jamaah khususnya hari Jumat, yang sebelumnya hanya 1000 jamaah, lama pengerjaannya diperkirakan selesai lima bulan.

Ketua panitia menyampaikan sumber dana diperoleh murni dari para donatur baik dari internal maupun eksternal, sementara dana yang terkumpul sampai hari ini kurang lebih, 393 juta rupiah.(Muzer)