Bogor, News Warta Publik – Dalam kehidupan keseharian kita, tentu istilah Tabligh Akbar bukanlah istilah yang asing. Istilah tersebut justru istilah yang menjadi kegiatan rutin keagamaan.

Pada hakekatnya kegiatan Tabligh Akbar merupakan konsep untuk membangun komunikasi dalam rangka silaturrahmi antara sesama-sesama umat.

Seperti yang dikatakan oleh ustadz Zul Achmad salah satu panitia di acara tabligh Akbar tersebut. Minggu, (17/3/2019) di halaman masjid Jami jalan perintis, RW 06, warung jambu Bogor Jawa Barat. Acara yang dimulai pukul 08.00 sampai dengan selesai itu mengambil tema “bukti cinta pada sang nabi”.

“Ini sebagai bentuk komunikasi dan silaturahmi antar sesama umat,” kata ustadz Zul Achmad.

Dalam hal memberi dan berbagi ilmu agama pada kondisi dan situasi tertentu. Artinya berbagi dan memberi tentang kebaikan dan kebenaran, sehingga tidak heran dalam kegiatan tersebut diisi dengan ceramah-ceramah agama atau tausyah yang dikomandankan oleh ustadz-ustadz, baik ustadz lokal maupun nasional.

Sambung nya, Tabligh Akbar tersebut sesungguhnya adalah upaya membangun persatuan umat untuk melakukan komunikasi intelektual, spiritual dan sosial antara sesama, sehingga tujuan agama dan tujuan sosial dapat terwujud dengan baik.

Tabligh Akbar, dihadiri oleh para habaib dan ulama lainnya. Diantarnya Muhammad Al-Bagir Bin Alwi Bin Yahya, Habib Husein Bin Alwi Bin Yahya, Habib Azmy Alaydrus dan para jama’ah majelis warotsatul Musthofa Bogor dan warga setempat.

“Insya Allah dengan kegiatan ini terjalin silaturahmi dan tercipta persatuan umat,” ujarnya.

Pantauan news warta publik saat berada dilokasi, sejak pagi para jama’ah dan tamu undangan lainnya mulai berdatangan secara bergelombang.