Jakarta, Pakuan pos – Asisten Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara atau Komisi ASN pada Bidang Mediasi dan Perlindungan Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Wilayah I Gusti Ngurah Agung Yuliarta Endrawan SH MH membuat atau menerbitkan inovasi Electronic Form (E-Form) Penilaian Pelayanan Medlin atau Mediasi dan Perlindungan Komisi ASN secara digital melalui metode “barcode qr”

Hal itu bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi penilaian kinerja tahunan dari sisi tingkat kepuasan kepercayaan masyarakat dalam hal pelayanan yang dilakukan oleh bidang Mediasi dan Perlindungan ASN pada Komisi ASN dengan cara disebarkan terhadap pihak-pihak yang berhubungan dengan pelayanan Mediasi dan Perlindungan ASN yaitu Pelapor dan pihak-pihak yang melakukan konsultasi termasuk masyarakat baik yang pernah berhubungan langsung maupun tidak langsung.

Demikian dalam keterangan resminya yang disampaikan langsung oleh I Gusti Ngurah Agung Yuliarta Endrawan SH MH selaku Asisten KASN,Jakarta,Kamis (19/11/2020)

“Pengisian kuisioner tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit saja,” ujar Jaksa Agung Endrawan.

Agung Endrawan menjelaskan dalam formulir elektronik penilaian Medlin JPT wilayah 1 yang dibutuhkan untuk diisi berupa tanggal dan jam pengisian, nama lengkap, Jabatan dan Instansi / kelompok masyarakat atau perorangan maupun lembaga asal pelajar, serta Email apabila ada dan Nomor HP.

“Ada lima peringkat yang dapat dipilih untuk menilai tingkat Pelayanan Medlin JPT 1 KASN RI. Mulai dari tingkat Sangat Memuaskan; Memuaskan; Baik; Biasa saja; dan Kurang Memuaskan,”ucapnya.

Agung mengatakan Survey penilaian pelayanan untuk pertama kalinya disebar pada hari Selasa tanggal 17 November 2020 siang hari dan sampai dengan hari kedua telah mencapai 28 responden yang masuk dengan hasil diperoleh 3,7% menilai biasa saja, 14,8 % yang menyatakan Baik, 25,9% menyatakan penilaiannya Memuaskan,

“Selanjutnya penilaian Sangat Memuaskan sebesar 55,6 persen. Persentase tersebut menunjukan hasil yang sangat baik atas pelayanan yang diberikan oleh Bidang Mediasi dan Perlindungan ASN Pengawasan Pengisian JPT wilayah 1,” ujarnya.

Selain itu para responden juga diminta untuk memberikan Uraian Penilaian atau pun masukan bagi pelayanan khususnya pada Medlin JPT 1 Komisi ASN, penilaian dan masukan dari hasil penilaian yang ditunjukkan kepada Media ini antara lain ada dari ASN Kementerian Perhubungan yang menyampsikan.

“Mediasi yang dilakukan oleh Bapak Endrawan dan Ibu Baiq Nina terhadap permasalahan yang saya hadapi sangat baik.

Menurut saya pribadi malah sangat proaktif dan membuka wawasan saya mengenai ASN utamanya masalah kepegawaian. Menjadi pengalaman sendiri bagi saya Semoga Pak Endrawan dan Ibu Nina tetap semangat, sehat selalu dan selalu dalam lindungan Tuhan YME. Terima kasih sebesar-besarnya dari saya. Dan mohon maaf apabila ada sikap atau perkataan saya yang kurang berkenan”kata ASN Kementerian Perhubungan.

Kemudian ASN dari Pemprov Papua Barat yang menyampaikan “Terima kasih atas penyelesaian persoalan saya dan teman-teman. Walau membutuhkan dari setahun saya mengucapkan terima kasih. Tim sebelumnya cukup membantu, tetapi tim yang terakhir dibentuk ASN teramat sangat membantu, penyelesaian persoalan ini sangat cepat terselesaikan. Untuk itu saya ucapkan terima kasih banyak, salam hormat dari Manokwari Papua Barat”. Juga ada dari salah satu Ketua DPRD di daerah Jawa Timur yang menyatakan dalam penilaiannya “Melayani dengan sangat baik saat kami berkonsultasi dan selalu berdasarkan pada peraturan perundang-undangan, tetapi beliau sangat luwes dalam menyikapi persoalan.

Terima kasih karena telah berkontribusi untuk Kabupaten kami dalam rangka melindungi ASN.

Pihak Bidang Pengawasan Pengisian JPT Wilayah 1 mengucapkan terima kasih atas kesediaan para responden yang telah mengisi formulir elektronik Medlin.

Selanjutnya diharapkan agar melalui media ini, para pihak terkait memberikan pendapat dan saran membangun bagi peningkatan pelayanan di Komisi ASN sebagai lembaga pengawal pelaksanaan sistem merit bagi ASN dan perlindungan ASN. (Muzer)