Riau, Pakuan pos – Mewujudkan Pilkada Kabupaten Kuansing Tahun 2020 yang bebas Money Politik tentunya menjadi harapan besar bagi semua pihak, bukan hanya bagi penyelenggara dan aparat penegak hukum, namun seluruh elemen masyarakat.

Himbauan, Deklarasi Bersama serta Penandatanganan Deklarasi Anti Money Politik yang telah dilaksanakan pada tanggal 26 November 2020 lalu, kini dalam kelanjutannya, jajaran Polres Kuansing bersama Bawaslu Kab. Kuansing menggelar Patroli Anti Money Politik diseputaran Kec. Kuantan Tengah Kab. Kuansing.giat ini di ikuti oleh polsek jjrn bekerja sama dengan Tni dan Panwascam.

Kapolres Kuansing ketika dikonfirmasi media membenarkan bahwa jajarannya bersama Bawaslu (6/12/2020) telah melaksanakan Patroli Anti Money Politik diseputaran Kec. Kuantan Tengah. Dan kec lainnya yg dilakasanakan kapolsek bersama Tni dan Panwascam.
Kegiatan patroli tersebut secara sinergis dilaksanakan oleh Kasat Reskrim Polres Kuansing AKP Boy Marudut Tua, SH didampingi KBO Satreskrim, Komisioner Bawaslu Kuansing Nur Afni, S.Sos dan Teddy Nirwansyah S, Ikom serta mengikutsertakan 10 personel Polres Kuansing dan 12 petugas Bawaslu.

Sedangkan di kecamatan lain langsung dipimpin oleh para kapolsek.
Ditempat terpisah Kapolsek.singingi AKP ASDISYAH MURSYID.SH dan anggotanya bersinergi dgn Danramil Kapt Inf B.K TARIGAN dan agtnya serta ketua Panwascam sdr PAJRIADI dan timnya melakukan patroli bersama anti money politik dlm rangka pencehahan dan penindakan pelaku money politik.giat dimulai minggu tgl 6 des 2020 dari pukul 23.00 dan berakhir senin tgl 7 des 2020 sekira pukul.04.00 wib.dari hasil kegiatan tidak ditemukan pelanggaran dimaksud.

“Pelaksanaan Patroli Anti Money Politik yang dilaksanakan malam ini secara sinergis antara Bawaslu bersama Jajaran Polres Kuansing ini dilaksanakan guna memastikan bahwa Deklarasi yang telah diucapkan dan ditandatangani berbagai elemen masyarakat termasuk oleh ketiga Calon Bupati Kuansing betul betul dijalankan serta dipatuhi bersama serta menjadi terciptanya Harkamtibmas jelang Pemungutan Suara tanggal 9 Desember nanti, “terang Kapolres.

“Adapun sasaran Patroli Anti Money Politik yang dilaksanakan meliputi seluruh Posko Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati serta berbagai aktifitas mencurigakan berupa memberi serta menerima uang untuk kepentingan memilih salah satu Paslon serta pemeriksaan kendaraan pribadi/angkutan barang secara selektif yang diduga membawa alat yang akan digunakan Money Politic, “tutup Kapolres. (Anhar rosal)