Manila, Pakuan Pos – 27 November 2021 KBRI Manila melalui Atase Perdagangan kian gencar lakukan promosi perdagangan produk ekspor Indonesia ke Filipina. Acara ini bertujuan untuk membangkitkan perekonomian di tengah pandemi dan meningkatkan ekspor produk-produk Indonesia di Filipina.

“Pekan promosi perdagangan ini merupakan kegiatan bazar kedua yang kami lakukan dalam setahun ini. Setelah sukses menggelar pekan promosi perdagangan pada 12 Juni 2021, dengan jumlah pengunjung sekitar 1.500, kini kami adakan kembali kegiatan ini dengan mengangkat tema musim liburan (holiday season)”, ungkap Lazuardi Nasution selaku Atase Perdagangan KBRI Manila.

“Tema musim liburan ini sangat cocok dengan budaya Filipina. Mulai bulan September, masyarakat Filipina dengan antusias berbelanja untuk menyeramakkan perayaan Natal dan tahun baru”, imbuhnya.

Berbagai kuliner khas Indonesia, makanan dan minuman kemasan produksi Indonesia, batik, kerajinan, fashion, aksesoris, dan berbagai produk kesehatan produksi Indonesia menjadi produk andalan yang dipromosikan dalam kegiatan ini. “Ada 40 pengusaha dan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang berpartisipasi dalam kegiatan ini”, tambahnya.

Pengunjung tampak antusias untuk membeli berbagai makanan khas dan produk Indonesia. Mayoritas makanan dan produk yang dijual di acara ini laris diborong pengunjung. “Saya sangat senang sekali. Sampai acara ini berakhir, ada sekitar 2.600 pengunjung”, ungkap Lazuardi dengan nada gembira.

Widya Rahmanto selaku Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Manila menegaskan pentingnya kegiatan promosi perdagangan. Menurutnya, kegiatan ini dapat mendorong pengusaha dan pelaku UMKM untuk bangkit dan mengembangkan usahanya di tengah pandemi.

Di tengah jumlah kasus COVID-19 yang belum melandai di Filipina, pekan promosi perdagangan yang diadakan pada tanggal 27 November 2021 di Corinthian Carpark, Legazpi Village, Makati diselenggarakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. “Kami harus memastikan pengunjung yang hadir di sini aman dan nyaman dalam berbelanja”, ungkap Lusie Susantono selaku Ketua Indonesian Diaspora Network (IDN) Filipina.

“IDN Filipina mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya mendorong pengusaha, pelaku UMKM, retail, dan distributor produk-produk Indonesia untuk bangkit. Kita harus bantu dan dorong mereka. Mereka adalah ujung tombak kebangkitan perekonomian”, tambahnya.

Kartini Sarsilaningsih selaku Ketua Indonesian Diaspora Network Global mengapresiasi kegiatan ini. “Kegiatan ini dapat membawa dampak positif untuk mengenalkan produk-produk khas Indonesia ke dunia, sehingga produk-produk Indonesia dapat semakin dikenal dan dicintai masyarakat dunia”, ungkapnya.

“Kita harus bangkit dari kelesuhan di tengah pandemi. Untuk itu, saya percaya kegiatan ini dapat mempercepat pemulihan perekonomian Indonesia dan Filipina, maupun secara global”, tambahnya.

Selain mengadakan pekan promosi perdagangan, Atase Perdagangan KBRI Manila secara aktif telah mengadakan forum bisnis yang bertujuan untuk memfasilitasi dialog dan transaksi perusahaan eksportir Indonesia dengan calon pembeli potensial Filipina, dan webinar tentang penguatan ekonomi digital Indonesia dan Filipina di tengah pandemi yang dihadiri oleh Muhammad Lutfi selaku Menteri Perdagangan Indonesia dan Ramon Lopez selaku Sekretaris Perdagangan dan Industri Filipina.

Promosi perdagangan produk-produk Indonesia ke masyarakat Filipina akan terus diselenggarakan oleh KBRI Manila untuk mendukung upaya memperkuat hubungan ekonomi antar masyarakat Indonesia dan Filipina. (Har/PR)