Caringin, Pakuan pos – Yayah (53) warga Kampung Batu Kembar RT 5 RW 7 Desa Ciderum, Kecamatan Caringin hidup sebatang kara di sebuah rumah yang kondisinya memprihatinkan dan nyaris ambruk. Dirinya berharap ada pihak yang dapat membantu merenovasi rumahnya tersebut.

Sebelumnya, dia tinggal bersama sang suami dan anaknya. Setelah anaknya menikah dan sang suami meninggal dunia, Yayah bertahan hidup seorang diri di rumah yang sudah dalam kondisi rusak berat tersebut selama 10 tahun terakhir.

“Terkadang kalau lagi cuaca buruk, sementara Bu Yayah mengungsi di rumah anaknya namun tidak lama kembali lagi ke rumah tersebut,” ujar Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) DPC Caringin, Agus Jaelani kepada awak media (3/8).

Bersama timnya, Jaelani memantau kondisi Yayah dan mendorong pemerintah untuk segera memberikan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Menurutnya, Yayah dulu sempat mendapat jatah program RTLH dari Pemkab, namun karena ada permasalahan internal keluarga, jatah tersebut dibatalkan.

“Dulu sempat ada penolakan dari sang suami entah alasannya, jadi ditunda dan sampai sekarang belum dapat lagi,” jelas Jaelani.

Untuk itu, selain melalui program RTLH Reguler, Jaelani bersama timnya mendorong agar rumah Yayah dapat segera diperbaiki melalui program RTLH Non Reguler.

Saat ini, program tersebut tengah dalam proses pengajuan rumah-rumah yang tidak layak huni di Kabupaten Bogor.

“Jadi JPKP Kabupaten Bogor mendapat program bantuan RTLH kepada 10 rumah tidak layak, kamu prioritaskan yang paling parah kondisinya,” tandasnya.

Sementara saat pakuanpos mendatangi kantor Desa Ciderum, untuk meminta keterangan terkait kondisi warganya tersebut, diketahui Kerala Desa, Sekretaris Desa maupun perangkat lain yang terkait diketahui sedang tidak berada ditempat. Sementara staf jaga desa yang identitasnya enggan dipubilkasikan tidak bersedia memberikan keterangan.

“Maaf pak, saya takut salah ngomong. lebih baik nanti saja ke kepala desa atau sekdes. saya hanya staf jaga biasa”, imbuhnya, (4/8). (R Benz)