Cimande, Pakuan pos – Selasa (07/07/2020) sore ini, sebanyak 135 KPM di Desa Cimande Jaya, Kecamatan Caringin, Bogor, Jawa Barat, akan menerima bantuan sosial terdampak wabah corona, dari Presiden Republik Indonesia (Banpres), Joko Widodo. Menurut Sekdes, bantuan Presiden itu merupakan tahap ke – 3, berbentuk yang tunai, masing – masing sebesar 600 ribu rupiah, akan disalurkan langsung oleh petugas PT Pos Indonesia di aula Kantor Desa Cimande Jaya.

“Jadi dalam penyaluran banpres ini, untuk kedua kalinya kami pihak desa hanya menfasilitasi tempat, tennis serta pengamanan yang melibatkan anggota linmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Jadwal penyaluran bantuan akan kami mulai pada pukuk 15.30 Samoan dengan 18.00 wib”, jelas Sekdes Cimande Jaya, Herlan Budiman.

Dalam penyaluran bantuan itu, kata dia, pihak desa tetap menerapkan standar protokol Kesehatan seperti mengenakan masker dan meminimalisir penumpukan warga, dengan cara membagikan nomor antrian. Dalam hal itu juga, lanjut Herlan, PT Pos Indonesia memberikan kebijakan bagi para penerima manfaat tidak dapat hadir pada waktu yang telah ditetapkan, maka penerima manfaat masih diberi tenggang waktu selama lima hari kedepan, dengan mengambil haknya itu di Kantor Pos. Bahkan, jika ada penerima manfaat yang sama sekali tidak dapat mengambil bantuanya secara langsung, maka PT Pos Indonesia telah menyiapkan petugas yang akan mengantarkan bantuan tersebut ke tempat tinggal penerima bantuan.

Ketika ditanya Kendala apa saja yang dihadapi pemerintah desa selama penyaluran bantuan sosial dampak covid – 19, Herlan mengaku sangat banyak. Diantaranya soal kerancuan soal data penerima bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi dengan data di desa yang tidak sikron. Selain itu masih banyaknya ditemukan data penerima yang ganda. Hal lain yang dirasakan sangat dilematis ketika menghadapi berbagai pertanyaan ulang serta kritikan dari masyarakat terkait penyaluran bantuan.

“Ya pusingnya ketika kami menghadapi sikap masyarakat awam yang terus – terusan mempertanyakan hal yang sama. Padahal dalam risk kesempatan, segala bentuk informasi yang diupdate pemerintah selalu langsung kami sosialisasikan. Dilema besar yang cukup membebani moral kami kepada masyarakat yaitu soal bantuan dari bupati yang sudah hampir tiga bulan ini belum juga ada penyaluranya lagi. Sementara bantuan lain ada yang sudah masuk ke tahap 3”, imbuhnya.

Diakhir pembicaraan, Sekdes menyebutkan, jumlah pengajuan awal bantuan sosial untuk masyarakat yang dimohon oleh pemerintah desanya sebanyak 1442 KK. Disyukurinya sebagian besar warganya sudah mendapat bantuan dari berbagai sumber. Sementara warganya yang sampai kini masih belum juga mendapatkan bantuan apapun sebanyak 213 KK.

“Kami selaku pemerintah desa cimande jaya berharap agar pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah dapat segera merealisasikan bantuan kepada warga kami yang sama sekali belum mendapatkan bantuan”, harap Sekdes. (Benz)