Ciawi, Pakuan pos – Dewan Koordinasi Daerah (DKD) ormas Garda Prabowo, menggelar Rapat Koordinasi, di amako.DKD Sabtu (05/11/2020), dilaksanakan di Mako DKD Garda Prabowo Provinai Jawa Barat, Ciawi Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pertemuan dihadiri oleh Dewan Pakar, Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Sekretaris, Bendahara, Panglima, Ketua Satgas, Para Ketua Biro-biro, dan seluruh anggota DKD Garda Prabowo se – Provinsi Jawa Barat.

Dalam rapat kordinasi tersebut, salah satu agenda rutin DKD Garda Prabowo sekaligus mempererat silaturahmi sesama petinggi DKD Garda Prabowo Provinsi Jawa Barat, dan juga membahas masalah pokok, tentang persiapan deklarasi DKD Garda Prabowo tingkat provinsi Jawa Barat yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Februari 2021.

Ketua DKD Garda Prabowo Ir. Bambang Rasiantoro yang biasa di sapa bang Anto ini, meminta kepada seluruh jajarannya, agar pada saat pelaksanaan deklarasi Garda Prabowo nanti, untuk di tingkat Dewan Kordinasi Daerah (DKD), Dewan Kordinasi Cabang (DKC) dan Dewan Kordinasi Ranting (DKR) untuk menyiapkan 3 batalyon, dengan masing – Masing Pleton sebanyak 750 pasukan

“Saya berharap pada pelaksanaan deklarasi Garda Prabowo tingkat Jawa Barat nanti, agar dari DKD, DKC dan DKR bisa menyiapkan 3 Pleton, masing-masing sebanyak 750 pasukan, sehingga dalam deklarasi nanti, Garda Prabowo benar-benar meriah,” kata Bambang Rasiantoro.

Selain rapat koordinasi, juga dilaksanakan evaluasi kinerja para Pengurus DKD Garda Prabowo tingkat Jawa Barat, hingga para Biro-biro, dan dilanjutkan dengan membahas program kerja yang akan di laksanakan ke depannya, yakni :

1. Konsolidasi dengan Kota/Kabupaten yang akan dibentuk sejumlah 6 daerah untuk melengkapi jumlah Kota/Kabupaten di Jawa barat.

2. Mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pengurus DKD Garda Prabowo Jawa Barat.

3. Deklarasi Garda Prabowo Jawa Barat

4. Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di hadiri seluruh Pengurus DKD, DKC tingkat Jawa Barat

5. Menjadi pengontrol, mengawasi dan berkerja sama dengan Pemerintah Daerah.

Selanjutnya Ketua DKD Garda Prabowo Ir.Bambang Rasiantoro juga menjelaskan, kalau status dan legalitas ormas Garda Prabowo itu persifat indeoendent non partai sudah terdaftar di Menkumham dan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, dan begitu juga dimasing-masing DKC Kota dan Kabupaten, sehingga rapat koordinasi DKD Garda Prabowo Provinsi Jawa Barat dalam hal ini dilakukan sebagai bentuk transformasi organisasi untuk mencapai tingkat kinerja yang lebih baik sesuai dengan yang diharapkan dan sesuai AD/RT, dimana Garda Prabowo dapat membantu masyarakat, untuk membela hak, tapi bukan untuk mengambil hak orang lain, dengan kekuatan moral, mental dan akhlak membentuk jiwa kesatria, dan jiwa Komando.

Untuk itu, Ir. Bambang Rasiantoro Ketua DKD Garda Prabowo Jawa Barat, mengingatkan dan berpesan kepada seluruh jajaran Garda Prabowo, baik Pengurus DKD, DKC dan DKR untuk menjalankan dan melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya, menjalankan amanah, untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain, membantu masyarakat dan bukan malah merugikan orang lain.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah DKD Garda Prabowo Provinsi Jawa Barat, Ahmad Yani.S.IP, bahwa didalam suatu lembaga sudah wajib ada rapat bulanan dan tahunan, karena itu dianggap sangat penting, selain bisa mengevaluasi semua yang sudah dilakukan, Sekaligus juga merupakan bentuk silaturahmi antar sesama Ketua DKD dan Kepala Biro-Biro beserta jajarannya.

“Jadi dengan dilaksanakannya rapat kordinasi ini, kita semua bisa saling koreksi, memberikan saran dan mengevaluasi kinerja, apalagi nanti kedepan kita harus mempersiapkan deklarasi DKD Garda Prabowo Provinsi Jawa Barat, bulan Februari 2021 di Bandung, sehingga perlu ide-ide cemerlang dan saran dari teman-teman semua,” pungkas Ahmad Yani. S.IP.

Sebagai bentuk kebersamaan antara jajaran prngurus dan anggota, sesi acara dilanjutkan dengan acara makan bersama (Ngaliwet, Sunda, red)